Sulseltimes.com, Jakarta, Kamis, 20/08/2026 — IHSG menutup perdagangan Rabu turun 0,86% ke level 6.394,13 di tengah tekanan jual investor asing pada sejumlah saham blue chip meski total net buy asing tetap positif didorong transaksi besar saham DSSA.
- IHSG anjlok 0,86% ke 6.394,13
- Net sell asing terbesar ASII Rp73,2 miliar
- Net buy total asing Rp933,5 miliar
- Pergerakan Rabu (19/8) di BEI
- Tekanan jual tersembunyi oleh transaksi DSSA
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi Rabu (19/8) di zona merah. Koreksi 0,86% membawa indeks ke level 6.394,13.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing mencatat net buy keseluruhan Rp933,5 miliar. Angka tersebut sangat dipengaruhi transaksi jumbo PT DSSA Tbk (DSSA) yang mencatat net buy asing sekitar Rp1,47 triliun.
Tanpa kontribusi DSSA, arus dana asing justru menunjukkan net sell signifikan. Tekanan jual paling besar terjadi pada PT Astra International Tbk (ASII) dengan net sell Rp73,2 miliar.
10 Saham Net Sell Asing Terbesar
- PT Astra International Tbk (ASII) – Rp73,2 miliar
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) – Rp49 miliar
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) – Rp47,5 miliar
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) – Rp44,3 miliar
- PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) – Rp42,1 miliar
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) – Rp39,7 miliar
- PT Indosat Tbk (ISAT) – Rp38,4 miliar
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) – Rp33,4 miliar
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) – Rp27,9 miliar
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) – Rp26,8 miliar
Daftar di atas didominasi saham sektor keuangan, pertambangan, dan konsumer besar. Menurut data perdagangan, aksi jual ini menjadi sinyal yang perlu dicermati investor, Kamis, 20/08/2026.
Transaksi jumbo pada DSSA menyembunyikan tekanan jual fundamental pada saham-saham utama. Apabila transaksi tersebut dikecualikan, sentimen investor asing cenderung negatif pada pasar reguler.











