Bisnis

EPAC Rencanakan Rights Issue 2 Miliar Saham dan Buyback Rp20 Miliar

Avatar of Sulsel Times
0
×

EPAC Rencanakan Rights Issue 2 Miliar Saham dan Buyback Rp20 Miliar

Sebarkan artikel ini
EPAC Rencanakan Rights Issue 2 Miliar Saham dan Buyback Rp20 Miliar
EPAC Rencanakan Rights Issue 2 Miliar Saham dan Buyback Rp20 Miliar
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Jakarta, Selasa, 29/09/2026 — PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) mengajukan rencana rights issue hingga 2 miliar saham baru dan buyback saham dengan dana hingga Rp20 miliar.

Ringkasnya…
  • EPAC mengajukan rights issue hingga 2 miliar saham baru
  • Perseroan merencanakan buyback saham dengan anggaran maksimal Rp20 miliar
  • Dana rights issue diperuntukkan belanja modal, pelunasan utang bank, dan modal kerja
  • Rencana butuh persetujuan RUPSLB
  • Saham EPAC turun 13,95% ke Rp37 pada pembukaan perdagangan
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Emiten kemasan plastik PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) mengumumkan rencana Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I dan buyback saham sebagai bentuk penguatan permodalan.

Scroll Kebawah
Advertisement

Rencana tersebut termuat dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip CNBC Indonesia. Kedua aksi korporasi memerlukan persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Rincian Rights Issue dan Penggunaan Dana

Melalui rights issue, EPAC berencana menerbitkan hingga 2.000.000.000 saham baru sebagai batas maksimum penerbitan. Harga pelaksanaan, rasio HMETD, dan nilai dana yang akan diperoleh belum ditetapkan.

Dana hasil rights issue, setelah dikurangi biaya emisi, dialokasikan untuk belanja modal pengembangan usaha, pengurangan utang terutama utang bank, serta modal kerja. Tambahan modal kerja ditujukan mendukung pengadaan bahan baku, proses produksi kemasan plastik fleksibel, pemenuhan pesanan pelanggan, hingga distribusi.

Skema Buyback Saham

Di sisi lain, buyback direncanakan mencapai sebanyak-banyaknya 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Anggaran maksimal disetel Rp20 miliar termasuk biaya transaksi.

Pelaksanaan buyback direncanakan berlangsung secara bertahap dalam waktu paling lama 12 bulan setelah memperoleh persetujuan RUPSLB, dengan mempertimbangkan ketersediaan dana dan kebutuhan operasional perseroan.

Pelaksanaan kedua aksi korporasi tersebut bergantung pada persetujuan yang diperlukan, kondisi perseroan, dan ketentuan final peraturan yang berlaku.

Seiring pemberitaan tersebut, saham EPAC turun 13,95% ke level Rp37 per pembukaan perdagangan. Kapitalisasi pasar perseroan tercatat sebesar Rp122,23 miliar.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *