Sulseltimes.com, Jakarta, Minggu, 8 November 2026 — Pemerintah menyiapkan anggaran Rp883 miliar untuk diskon kereta api, kapal laut, penyeberangan, dan pesawat selama libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
- Anggaran stimulus transportasi mencapai Rp883 miliar
- Diskon berlaku untuk empat moda
- Tiket kereta dan kapal mendapat potongan 30 persen
- Tiket pesawat diperkirakan turun 11 hingga 12 persen
- Mobilitas Nataru diprediksi mencapai 120 juta orang
Kebijakan tersebut diarahkan untuk menjaga keterjangkauan perjalanan masyarakat sekaligus mendukung daya beli pada akhir tahun.
Ketua Dewan Pakar Komite Percepatan Transformasi Ekonomi Nasional Dradjad H. Wibowo mengatakan program ini diteruskan setelah pelaksanaan sebelumnya dinilai mendukung mobilitas dan kegiatan ekonomi.
“Program ini menjangkau empat moda transportasi sekaligus,” kata Dradjad dalam keterangan resmi pemerintah.
Rincian diskon dan periode perjalanan
PT Kereta Api Indonesia memberikan diskon 30 persen untuk kelas ekonomi komersial di Jawa dan Sumatera Utara dengan periode keberangkatan 22 Desember 2026 sampai 4 Januari 2027.
Pemerintah menargetkan potongan tiket kereta tersebut dapat dimanfaatkan oleh 1.043.896 penumpang.
PT Pelni memberikan diskon 30 persen dari tarif dasar yang setara dengan sekitar 27 persen dari total tarif untuk seluruh rute pada 17 Desember 2026 sampai 10 Januari 2027.
Program tiket kapal laut itu ditargetkan menjangkau 414.630 penumpang.
PT ASDP Indonesia Ferry membebaskan tarif jasa kepelabuhanan yang setara dengan diskon sekitar 21 persen dari tarif terpadu pada 22 Desember 2026 sampai 10 Januari 2027.
Diskon penyeberangan berlaku bagi penumpang pejalan kaki serta kendaraan golongan II dan IVA pada delapan lintasan yang mencakup 14 pelabuhan.
Untuk penerbangan domestik kelas ekonomi, pemerintah memperkirakan harga tiket turun sekitar 11 hingga 12 persen melalui insentif pajak dan penyesuaian layanan pada 22 Desember 2026 sampai 10 Januari 2027.
Penjualan tiket sudah dibuka
Penjualan tiket pesawat untuk periode program dibuka sejak 26 Oktober 2026 dan tiket Pelni sejak 27 Oktober 2026.
Penjualan tiket KAI dan ASDP untuk program tersebut dimulai pada 7 November 2026.
Masyarakat diminta membeli tiket melalui saluran resmi masing-masing operator untuk memperoleh harga program sesuai jadwal dan ketersediaan.
Kementerian Perhubungan memperkirakan pergerakan masyarakat selama Nataru mencapai sekitar 120 juta orang atau meningkat dari sekitar 110 juta orang pada periode sebelumnya.







