Sulseltimes.com, Jakarta, Rabu, 28/10/2026 — PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) memutuskan menghentikan program pembelian kembali sahamnya lebih awal dari jadwal yang direncanakan, guna mengganti program dengan periode baru dan alokasi dana yang berbeda.
- TPIA menghentikan buyback saham lebih awal dari jadwal
- Program buyback awal berjalan 19 Oktober hingga akhir sesi kedua perdagangan
- Dana maksimal program Rp1 triliun untuk 800 juta saham
- Penghentian dilakukan untuk menjalankan periode buyback baru
- Transaksi tidak berdampak material pada operasional dan keuangan
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), program buyback saham TPIA semula direncanakan berlangsung sejak 19 Oktober hingga akhir sesi kedua perdagangan di BEI, dengan dana maksimal Rp1 triliun dan kemampuan pembelian hingga 0,92% atau sekitar 800 juta saham dari total saham yang diterbitkan.
Perseroan menyatakan program tersebut dihentikan lebih awal, karena akan menjalankan kembali buyback saham dengan periode yang baru serta mengubah jumlah dana yang dialokasikan.
“Pelaksanaan penghentian Pembelian Kembali Saham ini dilakukan karena Perseroan akan melakukan pembelian kembali saham dengan periode yang baru dan mengubah jumlah dana yang dialokasikan,” tulis manajemen dalam pengungkapan ke BEI.
Dampak dan Operasional
TPIA menegaskan bahwa transaksi penghentian buyback tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.
Karena saham TPIA masih dapat diperdagangkan di pasar sekunder, keputusan ini diikuti dengan penyesuaian strategi manajemen saham sesuai kebijakan baru yang akan dicanangkan.
Polisi pasar masih memantau langkah strategis TPIA dalam penataan kembali struktur saham dan alokasi likuiditas perusahaan.











