Sulseltimes.com, Jakarta, Jumat, 02/10/2026 — PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) berencana melakukan pembelian kembali saham (buyback) bernilai maksimal Rp400 miliar untuk meningkatkan nilai saham pemegang dan mendukung stabilitas pasar modal Indonesia.
Manajemen AALI menyatakan langkah ini bertujuan memperkuat nilai kompasikorum saham secara fundamental serta mendukung upaya pemerintah menjaga stabilitas pasar modal.
Dengan memanfaatkan skema BUrsa Efek Indonesia (BE) yang memperbolehkan pembelian kembali saham tanpa persetujuan RUPS dalam kondisi pasar berfluktuatif, perusahaan dapat beroperasi dengan lebih fleksibel.
Strategi Buyback untuk Stabilitas Pasar
Pelaksanaan buyback menggunakan saham treasury yang dapat diasla dengan nilai optimal jika perseroan memerlukan penambahan modal jangka panjang.
Semua dana untuk buyback berasal sepenuhnya dari kas internal, bukan pinjaman atau hasil penawaran umum, memastikan keandalan dansa finansial.
Penyerakan buyback dijadwalkan dari 02/10/2026 hingga 05/12/2026, dengan kebebasan dihentikan lebih awal jika dana sudah terasap, target Rp400 miliar tercapai, atau manajemen memutuskan di lain waktu.
Dampak Keuangan dan Eksekusi
Secara keuangan, laba bersih per saham meningkat dari Rp571 menjadi Rp575, menunjukkan efisiensi operasional perusahaan.







