Nasional

Indonesia Minta Pemilihan Sekjen PBB Kredibel dan Transparan

Avatar of Sulsel Times
0
×

Indonesia Minta Pemilihan Sekjen PBB Kredibel dan Transparan

Sebarkan artikel ini
Ruang sidang Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York
Indonesia Minta Pemilihan Sekjen PBB Kredibel dan Transparan. doc istimewa
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Jakarta, Minggu, 1 November 2026 — Indonesia meminta proses pemilihan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa berlangsung kredibel, transparan, dan imparsial serta memperkuat multilateralisme.

Ringkasnya…
  • Indonesia memantau pemilihan Sekjen PBB
  • Proses diminta kredibel dan transparan
  • Dewan Keamanan telah menggelar jajak pendapat ketujuh
  • Sekjen baru mulai bertugas 1 Januari 2027
  • Indonesia mendorong reformasi dan suara negara berkembang
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Kementerian Luar Negeri RI menyatakan Indonesia memantau secara dekat dinamika pemilihan yang berlangsung di Dewan Keamanan PBB.

Scroll Kebawah
Advertisement

Pemantauan dilakukan setelah Dewan Keamanan menggelar jajak pendapat ketujuh pada Jumat, 30 Oktober 2026.

“Indonesia mendukung proses pemilihan yang kredibel, transparan, dan imparsial yang dipandu oleh Piagam PBB,” demikian keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri melalui akun X.

Indonesia dorong pemimpin yang menyatukan

Indonesia menilai pemilihan Sekjen PBB berlangsung pada masa kritis bagi organisasi tersebut dan komunitas internasional.

Pemerintah mengharapkan pemimpin baru mampu menyatukan negara-negara anggota dan memperkuat penghormatan terhadap hukum internasional.

Indonesia juga mendorong Sekjen berikutnya mendukung reformasi PBB dan menguatkan suara negara-negara berkembang.

Pemimpin baru diharapkan mampu mewujudkan hasil konkret yang dapat dirasakan seluruh negara anggota.

Pemilihan belum menghasilkan keputusan

Jajak pendapat terbaru di Dewan Keamanan belum menghasilkan keputusan akhir mengenai calon Sekjen PBB.

Indonesia menilai masuknya Lana Nusseibeh dari Uni Emirat Arab sebagai calon baru merupakan bagian dari dinamika pemilihan.

Masa jabatan Sekjen PBB Antonio Guterres akan berakhir pada penghujung 2026.

Penggantinya dijadwalkan mulai menjalankan tugas pada 1 Januari 2027.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow