Sulseltimes.com, Meulaboh, Minggu, 1 November 2026 — Banjir akibat hujan lebat dan luapan sungai meluas ke 12 desa pada tiga kecamatan di Kabupaten Aceh Barat, sementara BPBD mengerahkan tim gabungan untuk memantau dan menangani dampaknya.
- Banjir meluas ke 12 desa
- Tiga kecamatan terdampak
- BPBD mengerahkan tim gabungan
- Luapan Krueng Meureubo dan Krueng Woyla
- Warga bantaran sungai diminta waspada
Pelaksana Tugas Kepala BPBD Aceh Barat Dharmawan mengatakan debit sungai masih tinggi hingga Minggu siang.
Banjir dipicu hujan berintensitas tinggi dan luapan sejumlah sungai di wilayah pedalaman Aceh Barat.
Dua belas desa pada tiga kecamatan terdampak
Tujuh desa terdampak di Kecamatan Pante Ceureumen meliputi Keutambang, Lawet, Jambak, Puloe Teungoh, Lango, Canggai, dan Sikundo.
Empat desa di Kecamatan Sungai Mas yang terendam adalah Tungkop, Kajeung, Lancong, dan Geudong.
Banjir juga melanda Desa Napai di Kecamatan Woyla Barat dengan debit air yang meningkat dan mulai memasuki rumah warga.
Di Gampong Sikundo, arus banjir menggerus badan jalan dan pagar sekolah.
BPBD memantau kenaikan debit sungai
Luapan Krueng Meureubo dan Krueng Woyla mulai menggenangi kawasan terdampak sejak Sabtu, 31 Oktober 2026.
BPBD mengerahkan personel bersama unsur terkait untuk memantau perkembangan banjir dan menyiapkan langkah penanganan darurat.
Pendataan kerusakan rumah, fasilitas umum, dan infrastruktur masih dilakukan di wilayah terdampak.
BPBD meminta warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai meningkatkan kewaspadaan karena debit air masih tinggi.














