Sulseltimes.com, Jakarta, Jumat, 30/10/2026 — Industri asuransi mencatat total aset sebesar Rp1.197,04 triliun hingga Mei 2026, tumbuh 2,87% tahun ke tahun.
- Total aset industri asuransi Rp1.197,04 triliun, tumbuh 2,87% yoy
- Asuransi komersial menyumbang Rp977,81 triliun aset, tumbuh 4,05% yoy
- Premi komersial Rp139,54 triliun, tumbuh 0,67% yoy, didukung asuransi jiwa tumbuh 5,87% yoy
- Premi asuransi umum dan reasuransi Rp62,76 triliun, kontraksi 5,03% yoy
- RBC industri asuransi jiwa 481,20% dan umum/reasuransi 319,12%, di atas ambang minimum 120%
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), industri asuransi tetap stabil di tengah dinamika perekonomian.
Kinerja Asuransi Komersial
Asuransi komersial mendominasi dengan total aset Rp977,81 triliun, tumbuh 4,05% yoy.
Akumulasi premi komersial mencapai Rp139,54 triliun, tumbuh 0,67% yoy. Pertumbuhan ini didukung oleh asuransi jiwa yang meningkat 5,87% yoy menjadi Rp76,79 triliun.
Sedangkan premi asuransi umum dan reasuransi tercatat Rp62,76 triliun, mengalami kontraksi 5,03% yoy.
Modal dan Penghargaan
Permodalan industri masih kuat dengan RBC asuransi jiwa 481,20% dan RBC asuransi umum/reasuransi 319,12%, di atas ambang minimum 120%.
CNBC Indonesia menggelar Road to CNBC Indonesia Award 2026 ‘Best Insurance’ untuk mengapresiasi industri asuransi. Acara ini akan dilaksanakan pada Selasa, diikuti dialog eksklusif mengupas prospek industri.
Penghargaan ini merupakan bagian dari CNBC Indonesia Awards 2026 yang akan disiarkan langsung di CNBC Indonesia TV dan situs resmi.







