Sulseltimes.com, Jakarta, Selasa, 27/10/2026 — Investor kembali menunjukkan minat tinggi pada surat utang negara Indonesia, dengan penawaran total melebihi target pemerintah.
- Penawaran total sebesar Rp31,09 triliun melebihi target indikatif Rp30 triliun
- Pemerintah hanya memenangkan penawaran senilai Rp20,65 triliun dari lelang sembilan seri surat utang
- Seri FR0110 menjadi penawaran tertinggi senilai Rp8,85 triliun
- Rasio penawaran tertinggi (bid-to-cover) mencapai 5,95 untuk FR0107
- Lelang dilakukan melalui sistem lelang Bank Indonesia
Hasil lelang sembilan seri surat utang negara pada hari ini masih banyak diminati oleh para investor.
Menurut pengumuman Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, “Total penawaran yang masuk sebesar Rp31.093.600.000.000,00,” Selasa, 27/10/2026.
Namun, pemerintah hanya memenangkan Rp20,65 triliun dari hasil lelang sembilan surat utang pada hari ini.
Menteri Keuangan menetapkan total nominal yang dimenangkan dari kesembilan seri yang ditawarkan tersebut adalah Rp20.650.000.000.000, kata Menteri Keuangan, Selasa, 27/10/2026.
Detail Lelang
Sembilan seri yang dilelang adalah SPN01261128 (new issuance), SPN03270127 (new issuance), SPN12271014 (reopening), FR0110 (reopening), FR0111 (reopening), FR0112 (reopening), FR0107 (reopening), FR0102 (reopening) dan FR0105 (reopening) melalui sistem lelang Bank Indonesia.
Penawaran tertinggi terjadi untuk seri FR0110 senilai Rp8,85 triliun, diikuti FR0111 senilai Rp6,15 triliun dan SPN12271014 senilai Rp6,86 triliun.
Rasio penawaran terhadap nilai yang dimenangkan pemerintah (bid-to-cover ratio) tertinggi dicapai oleh FR0107 sebesar 5,95, disusul SPN01261128 sebesar 2,12 dan FR0105 sebesar 1,49.
Ke depannya, pemerintah masih akan melanjutkan upaya pembiayaan melalui lelang surat utang untuk memenuhi kebutuhan anggaran.















