Sulseltimes.com, Jakarta, Selasa, 27/10/2026 — BP BUMN dan Danantara mendorong penyaluran LPG, Minyak Kita, dan pupuk ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui kolaborasi Pertamina Patra Niaga dan Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC).
- BP BUMN dan Danantara dukung program KDKMP lewat Pertamina Patra Niaga dan Pupuk Indonesia
- Penyaluran mencakup LPG, Minyak Kita, dan pupuk bersubsidi
- Volume pupuk rata-rata 4-5 ton per koperasi
- Distribusi LPG disesuaikan kebutuhan masing-masing koperasi
- Tujuannya memperkuat koperasi sebagai pusat distribusi barang bersubsidi
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria mengatakan dukungan tersebut sejalan dengan visi Presiden untuk menjadikan koperasi sebagai pusat distribusi barang bersubsidi.
“Visi Presiden itu sentral distribusi untuk setiap yang namanya bersubsidi itu lewat Kopdes. Artinya, data itu akan ada di Kopdes itu nanti,” kata Dony Oskaria, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Selasa, 27/10/2026.
Implementasi Penyaluran ke Lapangan
Implementasi dukungan terlihat dari penyaluran pupuk dengan volume pesanan rata-rata 4-5 ton per koperasi.
Sementara distribusi LPG disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing koperasi agar ketersediaan pasokan tetap terjaga.
Dony menegaskan pasokan berjalan terus karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat.
“Kita supply karena dampaknya untuk masyarakat benar-benar langsung. Jadi manfaat koperasinya benar-benar nyata. Jadi sudah berjalan terus,” kata dia.
BP BUMN bersama Danantara berkomitmen mendorong kolaborasi antar-BUMN agar program KDKMP berjalan optimal dan berkelanjutan.















