Bisnis

ADHI Alihkan Rp378 M Dana Rights Issue ke Modal Kerja, Jual Saham Tol Jogja-Solo ke SMI

Avatar of Sulsel Times
0
×

ADHI Alihkan Rp378 M Dana Rights Issue ke Modal Kerja, Jual Saham Tol Jogja-Solo ke SMI

Sebarkan artikel ini
ADHI Alihkan Rp378 M Dana Rights Issue ke Modal Kerja, Jual Saham Tol Jogja-Solo ke SMI
ADHI Alihkan Rp378 M Dana Rights Issue ke Modal Kerja, Jual Saham Tol Jogja-Solo ke SMI
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Jakarta, Kamis, 08/10/2026 — PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mengalihkan sisa dana rights issue sebesar Rp378,69 miliar menjadi modal kerja, menyusul rencana pelepasan seluruh saham di PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Ringkasnya…
  • ADHI akan jual 47,18% saham JMJ ke SMI senilai Rp1,765 triliun
  • Sisa dana rights issue Rp378,69 miliar dialihkan jadi modal kerja
  • Rights issue Oktober 2022 himpun dana bersih Rp2,65 triliun
  • RUPSLB digelar di ADHI Tower, Jakarta
  • Saham ADHI dikuasai Danantara Asset Management 63,689%
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

ADHI berencana melepas 1.714.808 saham atau 47,18% kepemilikan di JMJ kepada SMI dengan nilai transaksi Rp1.765.816.000.000. JMJ merupakan pemegang konsesi Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo. Setelah transaksi, JMJ sepenuhnya dikuasai PT Jasa Marga (Persero) Tbk dengan porsi 52,82%.

Scroll Kebawah
Advertisement

Kantor Jasa Penilai Publik Toto Suharto & Rekan menaksir nilai pasar saham JMJ sebesar Rp1,74 triliun. Harga jual ke SMI berada 1,75% di atas nilai pasar dan dinilai wajar oleh penilai independen.

Dana hasil divestasi JMJ akan digunakan untuk membayar utang berbunga, memenuhi kebutuhan modal kerja, serta kebutuhan usaha lainnya. Langkah ini juga membatasi setoran modal tambahan ke JMJ yang diproyeksikan masih merugi pada tahap awal operasional tol.

Sejalan dengan rencana keluar dari JMJ, ADHI mengusulkan perubahan penggunaan dana dari Penawaran Umum Terbatas dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) II Oktober 2022. Dana rights issue sebesar Rp2,65 triliun terdiri atas Penyertaan Modal Negara Rp1,98 triliun dan dana dari masyarakat Rp675,5 miliar.

Alokasi setoran modal ke JMJ dipangkas menjadi Rp1,68 triliun dari sebelumnya Rp2 triliun. Alokasi untuk PT Jasamarga Jogja Bawen disesuaikan menjadi Rp532,19 miliar, setoran ke PT Jalintim Adhi Abipraya turun menjadi Rp54,32 miliar, dan alokasi investasi pengolahan limbah serta jalan tol menyusut menjadi Rp2,69 miliar.

Sisa Rp378,69 miliar dialokasikan untuk modal kerja, khususnya penyelesaian proyek carry over termasuk pembelian material, pembayaran tenaga kerja dan subkontraktor, serta mobilisasi peralatan. Penggunaan direncanakan setelah RUPSLB hingga kuartal IV-2026.

Manajemen ADHI menyatakan perubahan penggunaan dana ini merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang Percepatan Program Penataan BUMN. Perseroan akan melakukan streamlining secara bertahap dan memfokuskan diri pada bisnis inti.

“Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Perubahan Penggunaan Dana tidak memberikan dampak negatif terhadap kondisi keuangan Perseroan,” tulis manajemen ADHI dalam keterbukaan informasi. ADHI menegaskan tidak terdapat transaksi dengan pihak berafiliasi dalam penggunaan dana tersebut.

Pengumuman RUPSLB telah disampaikan pada Kamis, 08/10/2026, sedangkan pemanggilan dijadwalkan pada Kamis, 08/10/2026. Pemegang saham yang berhak hadir adalah yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada penutupan perdagangan Rabu, 08/10/2026.

Per 08/10/2026, saham ADHI dikuasai PT Danantara Asset Management sebesar 63,689%, Badan Pengatur BUMN 0,643%, dan masyarakat 35,668%.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *