Sulseltimes.com, Makassar, Selasa, 06/10/2026 — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mendorong program pelatihan vokasi agar memberikan dampak nyata terhadap penyerapan tenaga kerja dan penciptaan lapangan pekerjaan.
- Pemprov Sulsel berkolaborasi dengan BBPVP Makassar untuk Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6
- Pelatihan menyasar siswa SMK dan masyarakat usia produktif
- Program dirancang berdasarkan permintaan pasar dan kebutuhan dunia kerja
- Sektor potensial meliputi pertambangan, UMKM, FnB, otomotif, pertanian, dan perkebunan
- Pemprov Sulsel akan memberikan stimulan bagi lulusan untuk membuka usaha
Hal tersebut disampaikan Andi Sudirman saat menerima audiensi Kepala Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar, Nasrun Imullah, di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar.
Andi Sudirman menekankan bahwa pelatihan vokasi tidak boleh sekadar menjadi program peningkatan keterampilan, tetapi harus menjadi sektor utama dalam menyiapkan tenaga kerja siap pakai.
“Pelatihan vokasi ini nantinya akan menjadi leading sector di bidang pelatihan kerja bagi anak-anak kita, khususnya yang siap kerja. Kita punya siswa SMK, kemudian ada juga usia produktif yang siap kerja. Harapan kita, balai menyiapkan fasilitas pelatihan,” kata Andi Sudirman, Selasa, 06/10/2026.
Kolaborasi Pelatihan Vokasi Nasional
Pemprov Sulsel bersama BBPVP Makassar akan berkolaborasi dalam pelaksanaan Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 6.
Program ini menyasar masyarakat dan tenaga kerja yang ingin meningkatkan kompetensi atau mempelajari keterampilan baru sesuai kebutuhan industri.
Andi Sudirman menyebut pemerintah provinsi akan menyiapkan sumber daya serta memberikan stimulan bagi para peserta setelah menyelesaikan pelatihan.
“Kami juga bisa menstimulan setelah keluar dari balai pelatihan, bagaimana tindak lanjutnya agar betul-betul bisa membuka usaha ataupun membuka lapangan pekerjaan,” ujarnya, Selasa, 06/10/2026.
Kebutuhan Berbasis Permintaan Pasar
Menurut Gubernur, rancangan program vokasi harus mengikuti perkembangan sektor ekonomi dan permintaan nyata di lapangan.
Ia merinci sejumlah sektor potensial di Sulawesi Selatan, mulai dari pertambangan, UMKM, otomotif, pertanian, perkebunan, hingga bidang makanan dan minuman (FnB).
“Sekarang ini, misalnya, sedang booming FnB, makanan, kuliner dan sebagainya, terutama di bidang kopi. Ini tentu menjadi salah satu peluang yang bisa kita lihat,” jelas Andi Sudirman, Selasa, 06/10/2026.
Saat ini, BBPVP Makassar tengah membuka pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 bagi masyarakat yang ingin mengasah kompetensi menjadi talenta siap kerja.















