Sulseltimes.com, Makassar, Selasa, 6 Oktober 2026 — WhatsApp mulai menggulirkan fitur Restricted Chat kepada sebagian pengguna beta di Android dan iOS. Fitur ini belum diumumkan sebagai rilis stabil untuk seluruh pengguna.
- Restricted Chat tersedia untuk sebagian penguji beta Android dan iOS
- Fitur membatasi penyimpanan media otomatis, ekspor chat, penggunaan Meta AI, dan akses dari perangkat tertaut
- Fitur bersifat opsional dan diaktifkan dari informasi percakapan
- Versi beta yang kompatibel mencakup Android 2.26.39.11 dan iOS 26.39.10.20
- Enkripsi ujung ke ujung tetap aktif meski fitur tidak digunakan
Laporan WABetaInfo menyebut Restricted Chat merupakan pengembangan dari Advanced Chat Privacy. Nama baru ini dimaksudkan untuk memperjelas bahwa fitur tersebut adalah lapisan kontrol tambahan, bukan syarat agar percakapan terenkripsi.
Empat pembatasan Restricted Chat
Ketika diaktifkan, media dari percakapan tidak disimpan otomatis ke galeri. Percakapan juga tidak dapat diekspor dan fitur Meta AI tidak dapat digunakan di dalam chat tersebut.
Pembatasan keempat adalah percakapan hanya tersedia di perangkat utama. Chat yang dibatasi tidak tampil pada perangkat tertaut, termasuk klien yang mengakses akun melalui jalur perangkat tertaut.
Status ketersediaan
Restricted Chat dilaporkan tersedia bagi sebagian pengguna WhatsApp beta Android versi 2.26.39.11 dan iOS versi 26.39.10.20. Peluncurannya bertahap sehingga belum semua penguji beta melihat pilihan tersebut.
Pengguna yang mendapat akses dapat membuka informasi chat lalu mengaktifkan Restricted Chat. Untuk saat ini, laporan pengujian menyebut fitur diterapkan pada percakapan individual.
WhatsApp belum mengumumkan jadwal peluncuran stabil secara global. Karena itu, klaim bahwa fitur belum tersedia di negara tertentu tidak dapat dipastikan hanya dari tampilan satu akun.















