Sulseltimes.com, Jakarta, Kamis, 01/10/2026 — Presiden Prabowo Subianto melantik Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai Wakil Menteri Keuangan dengan harta bersih tercatat Rp 4,7 miliar berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik 2025.
- Prabowo melantik Nurkholisoh Ibnu Aman jadi Wakil Menteri Keuangan
- Harta bersih Nurkholisoh tercatat Rp 4,7 miliar per LHKPN 2025
- Total aset Rp 6,39 miliar dikurangi utang Rp 1,69 miliar
- Aset terbesar tanah bangunan 53,5 persen dan kas 45,5 persen
- Properti tersebar di Tangerang, Jakarta Pusat, Magelang, dan luar negeri
Pelantikan dilaksanakan di Istana Negara. Nurkholisoh akan mendampingi Menteri Keuangan Suahasil Nazara bersama dua Wakil Menteri lainnya, yaitu Juda Agung dan Luky Alfirman. Kementerian Keuangan pada masa pemerintahan ini memiliki tiga Wakil Menteri.
Berdasarkan data LHKPN yang disampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nurkholisoh melaporkan total harta Rp 6.392.808.000. Nilai tersebut dikurangi kewajiban utang sebesar Rp 1.691.300.000, sehingga harta bersihnya mencapai Rp 4.701.508.000.
Komposisi Aset: Tanah Bangunan dan Kas Dominan
Komponen terbesar harta berupa tanah dan bangunan bernilai Rp 3.420.008.000, menyumbang 53,5 persen total aset. Kas dan setara kas menempati posisi kedua sebesar Rp 2.910.000.000 atau 45,5 persen.
Nurkholisoh melaporkan tujuh bidang aset tanah dan bangunan. Tiga di antaranya berlokasi di Kota Tangerang dengan luas masing-masing 12, 25, dan 15 meter persegi, total nilai Rp 695.002.000, diperoleh dari hasil sendiri.
Aset bernilai tertinggi adalah tanah dan bangunan seluas 40 meter persegi di Jakarta Pusat senilai Rp 1.610.000.000, juga dari hasil sendiri.
Warisan di Magelang dan Luar Negeri
Dua properti di Kota Magelang berasal dari warisan. Pertama, seluas 720 meter persegi dengan bangunan 400 meter persegi bernilai Rp 300.001.000. Kedua, seluas 800 meter persegi dengan bangunan 400 meter persegi bernilai Rp 100.005.000.
Satu aset warisan lain berlokasi di luar negeri seluas 115 meter persegi dengan bangunan 130 meter persegi bernilai Rp 715.000.000.
Harta bergerak lain tercatat Rp 62.000.000. Alat transportasi berupa sepeda merek Polygon tahun 2017 bernilai Rp 800.000. Surat berharga dan harta lainnya dilaporkan nihil. Utang Rp 1.691.300.000 menyentuh 26,5 persen dari total harta kotor.
Nurkholisoh sebelumnya menjabat di Bank Indonesia (BI) sebelum ditarik ke kabinet.














