Sulseltimes.com, Tana Toraja, Sabtu, 26/09/2026 — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak keluarga dan sekolah untuk mendampingi penggunaan gawai anak.
- Fatmawati menyampaikan pesan pada Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Perempuan dan Anak di Tana Toraja
- Ia menegaskan pentingnya aturan jelas dan konsisten penggunaan gawai di sekolah dan rumah
- Fatmawati mencontohkan penggunaan loker untuk menyimpan ponsel selama pembelajaran
- Ia mengajak orang tua memantau screen time dan membangun komunikasi terbuka
- Ia memperingatan risiko judi online dan pinjaman online yang dapat diakses anak lewat ruang digital
Fatmawati menyampaikan pesan tersebut saat menghadiri Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Perempuan dan Anak di Ruang Pola Kantor Bupati Tana Toraja, Sabtu.
Menurutnya, keluarga dan sekolah perlu memiliki aturan yang jelas mengenai penggunaan gawai sekaligus memastikan aturan tersebut diterapkan secara konsisten.
Sebagai contoh, fasilitas loker yang telah disediakan di sekolah harus benar-benar dimanfaatkan untuk menyimpan telepon seluler selama proses pembelajaran.
Pendampingan di Rumah dan Awareness Risiko Digital
Fatmawati juga menekankan pentingnya komunikasi terbuka di rumah, pemantauan waktu layar anak, dan perhatian terhadap risiko seperti judi online serta pinjaman online yang dapat diakses melalui ruang digital.
Dia mengajak orang tua tidak hanya mengetahui aktivitas anak di dunia nyata, tetapi juga memahami lingkungan digital yang mereka akses sehari-hari.
Kolaborasi untuk Edukasi Berkelanjutan
Menurut Wakil Gubernur, upaya edukasi mengenai penggunaan teknologi yang sehat dan aman perlu dilakukan secara berkelanjutan oleh sekolah, pemerintah daerah, organisasi perempuan, tokoh masyarakat, dan komunitas.
Fatmawati berharap penguatan literasi digital di tingkat keluarga dan komunitas dapat berjalan beriringan dengan upaya perlindungan perempuan dan anak, sehingga teknologi digunakan secara bertanggung jawab sesuai usia dan kebutuhan anak.







