Sulseltimes.com, Jakarta, Selasa, 11/08/2026 — PT RANS Entertainment Indonesia Tbk menggelontorkan dana hasil IPO sebesar Rp 429,25 miliar terutama untuk melunasi utang sebesar Rp 29,95 miliar.
- Dana IPO dialokasikan untuk pelunasan utang
- Rp 29,95 miliar atau 6,98% dari total dana
- Nagita Slavina, Direktur Utama RANS
- Selasa, 11/08/2026, Jakarta
- Mengurangi beban keuangan dan mendukung strategi pertumbuhan
Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkapkan realisasi penggunaan dana tersebut dalam konferensi pers di Jakarta. Ia menegaskan alokasi untuk pelunasan kredit dan investasi sudah berjalan sesuai prospektus.
“Untuk dana IPO sendiri, sebenarnya yang baru direalisasikan itu adalah pelunasan utang. Ini sekarang, semuanya masih on going, sesuai dengan prospektus,” kata Nagita, Selasa, 11/08/2026.
Rincian Alokasi Dana Hasil IPO
Total dana diperoleh dari penawaran 2,525 miliar saham baru dengan harga Rp 170 per saham. Berdasarkan prospektus, sisa dana dialokasikan untuk strategi pertumbuhan jangka panjang sebagai berikut:
- Penyelenggaraan konser: Rp 161,5 miliar (37,61%).
- Akuisisi 51% saham PT Rans Kosmetika Indonesia: Rp 85 miliar (19,80%).
- Pengembangan wahana Cipungland: Rp 80 miliar (18,64%).
- Investasi patungan AI bersama PT Feedloop Global Teknologi: Rp 35 miliar (8,15%).
- Perkuat modal kerja PT Rans Nikmat Sejahtera: Rp 37,8 miliar.
Kemitraan Strategis dengan Mayora
Pasca IPO, RANS juga mengunci kemitraan dengan PT Mayora Indah Tbk untuk memperkuat portofolio kekayaan intelektual (IP). Kolaborasi mencakup live entertainment, musik, festival, dan pengalaman keluarga.
“Integrasi ini membuktikan bahwa sinergi antara corporate brand dan creator platform,” ungkap Nagita.
Global Marketing Director Mayora Group Ricky Afrianto menilai kerja sama ini memperkuat brand equity produk Mayora sekaligus mendukung pertumbuhan industri kreatif dan ekonomi lokal.
“Kerja sama ini bukan hanya memperkuat brand equity seluruh produk Mayora, tetapi juga menjadi komitmen dalam mendukung pertumbuhan industri kreatif serta ekonomi lokal di berbagai daerah Indonesia,” kata Ricky, Selasa, 11/08/2026.
Seluruh realisasi dana saat ini dinyatakan masih dalam tahap berjalan sesuai rencana prospektus.















