Bisnis

Prabowo Perintah Perbaiki Buku SD-SMA, Bandingkan dengan Enam Negara Tetangga

Avatar of Sulsel Times
0
×

Prabowo Perintah Perbaiki Buku SD-SMA, Bandingkan dengan Enam Negara Tetangga

Sebarkan artikel ini
Prabowo Perintah Perbaiki Buku SD-SMA, Bandingkan dengan Enam Negara Tetangga
Prabowo Perintah Perbaiki Buku SD-SMA, Bandingkan dengan Enam Negara Tetangga
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Jakarta, Jumat, 07/08/2026 — Pemerintah akan memperbaiki kualitas buku pelajaran SD hingga SMA dengan membandingkan standar buku dari enam negara tetangga.

Ringkasnya…
  • Pemerintah perbaiki kualitas buku pelajaran SD-SMA
  • Perbandingan dilakukan dengan buku dari Thailand, Malaysia, Brunei, Timor Leste, Kamboja, Vietnam
  • Perintah Presiden Prabowo Subianto kepada Mensesneg Prasetyo Hadi dan Sekkab Teddy Indra Wijaya
  • Tim gabungan dibentuk melibatkan Kemendiktisaintek, Kemendikdasmen, dan Bappenas
  • Latar belakang: kondisi buku rusak dan tulisan kecil ditemukan saat Presiden mengunjungi sekolah
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mempelajari buku pelajaran negara sahabat sebagai bahan evaluasi.

Scroll Kebawah
Advertisement

“Intinya kita mau memperbaiki kualitas buku ajar bagi seluruh adik-adik peserta didik kita mulai dari SD, SMP, maupun SMA,” kata Prasetyo Hadi, Jumat, 07/08/2026.

Buku-buku pembanding sudah dikumpulkan dari Thailand, Malaysia, Brunei Darussalam, Timor Leste, Kamboja, dan Vietnam. Tim gabungan telah dibentuk melibatkan Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Dasar Menengah, dan Bappenas.

Latar Belakang Instruksi Presiden

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan instruksi ini bermula dari kunjungan Presiden ke sejumlah sekolah.

“Saat mengecek buku pelajaran, itu beliau lihat satu per satu, kok ada yang bahannya mudah rusak, ada yang sudah rusak juga, kemudian tulisannya kecil-kecil sehingga anak SD khususnya baca sangat dekat,” kata Teddy, Jumat, 07/08/2026.

Kondisi itu membuat Presiden meminta perbandingan buku ajar dari negara tetangga untuk meningkatkan kualitas buku pelajaran nasional.

Ide Digitalisasi Buku Ajar

Pemerintah juga mengkaji buku pelajaran yang bisa di-scan dan diunduh. Konten digital tersebut direncanakan terhubung dengan interactive flat panel atau layar pintar yang dibagikan ke setiap sekolah.

Evaluasi isi dan cetakan buku serta pengembangan akses digital diharapkan menjadi langkah konkret memperbaiki mutu pembelajaran di tingkat sekolah dasar dan menengah.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *