AITeknologi

Cisco Rilis Cloud Control, Platform Terpadu untuk Kolaborasi Manusia dan Agen AI

Avatar of Sulsel Times
2
×

Cisco Rilis Cloud Control, Platform Terpadu untuk Kolaborasi Manusia dan Agen AI

Sebarkan artikel ini
Cisco Rilis Cloud Control, Platform Terpadu untuk Kolaborasi Manusia dan Agen AI
Cisco Rilis Cloud Control, Platform Terpadu untuk Kolaborasi Manusia dan Agen AI
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com — Cisco merilis Cloud Control, platform terpadu yang memungkinkan manusia dan agen AI berkolaborasi untuk memantau, mengelola, dan melindungi infrastruktur IT perusahaan. Platform ini menyatukan data dari jaringan, keamanan, komputasi, observabilitas, hingga kolaborasi dalam satu antarmuka.

Ringkasnya…
  • Cisco Cloud Control
  • Platform terpadu untuk kelola infrastruktur IT
  • Kolaborasi manusia dan agen AI
  • Keamanan otomatis dan quantum-safe
  • Tersedia Juli 2026
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Cisco Cloud Control: Pusat Kendali Infrastruktur IT

Cisco Cloud Control dirancang sebagai pusat kendali yang menyatukan seluruh layanan Cisco dalam satu platform.

Scroll Kebawah
Advertisement

Pengguna hanya perlu satu akun untuk login dan dapat melihat serta mengelola berbagai layanan mulai dari jaringan, keamanan, komputasi, hingga kolaborasi.

Data dari seluruh sistem dikumpulkan dalam satu lapisan data bersama.

Dengan demikian, manusia dan agen AI bisa bekerja dengan konteks dan informasi yang sama secara real-time.

“AI agent dapat berpikir dan bertindak secara terus-menerus dengan kecepatan software. Hal itu mengubah cara kita mengelola, memperluas, dan melindungi infrastruktur penting,” kata Jeetu Patel, President and Chief Product Officer Cisco, Kamis, 18/06/2026.

Fitur Utama Cloud Control

Platform ini menggunakan model AI khusus, termasuk Cisco Deep Network Model, yang dilatih menggunakan data operasional jaringan Cisco selama lebih dari 40 tahun.

Model ini membantu menganalisis masalah infrastruktur yang kompleks.

Agen AI di Cloud Control dapat mendeteksi gangguan, mencari penyebab masalah, menyarankan atau melakukan perbaikan, serta menguji perubahan sebelum diterapkan.

Cisco menegaskan manusia tetap memegang kendali untuk mengawasi dan menyetujui tindakan agen AI.

Cisco juga menghadirkan AI Canvas, ruang kerja berbasis AI generatif untuk kolaborasi operator dan agen AI dalam menganalisis serta menyelesaikan masalah.

Melalui Cloud Control Studio, pelanggan dapat membuat agen AI, aplikasi, maupun alur kerja menggunakan perintah bahasa alami tanpa harus membangun dari awal.

Keamanan Proaktif dan Quantum-Safe

Cisco memperkuat perlindungan dengan Live Protect, fitur yang melindungi produk dari kerentanan baru secara langsung saat sistem berjalan tanpa perlu reboot atau pembaruan.

Fitur ini tersedia pada switch seri N9000 dan akan diperluas ke produk lainnya.

Cisco juga menghadirkan Hybrid Mesh Firewall yang menggabungkan perlindungan di berbagai lapisan untuk membatasi dampak insiden keamanan.

Untuk keamanan agen AI, Cisco memperkenalkan AI Defense, Zero Trust untuk agen AI, dan Agentic SOC.

Teknologi ini melindungi agen AI dari ancaman eksternal dan memastikan agen AI tidak melakukan tindakan berisiko.

Cisco juga mengantisipasi ancaman komputer kuantum melalui konsep “harvest now, decrypt later”.

Perusahaan memperluas kemampuan quantum-safe communication di berbagai produk inti dan menghadirkan fitur secure boot berbasis quantum-safe pada perangkat jaringan baru.

Cisco memperkenalkan Quantum Ready Assessments dan Quantum Resilience Framework untuk membantu perusahaan membangun kesiapan pasca-kuantum.

Ketersediaan

Platform terpadu Cisco Cloud Control akan tersedia mulai Juli 2026.

Informasi lebih lanjut mengenai harga dan ketersediaan dapat diperoleh melalui perwakilan Cisco setempat.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *