Sulseltimes.com, Makassar, Selasa, 22 September 2026 — Xiaomi merilis seri model AI terbuka MiMo-V2.6 dengan kemampuan mengerjakan tugas pemrograman, membuat aset 3D, dan mengendalikan lengan robot dalam lingkungan simulasi. Perusahaan memperkenalkan dua model utama, Pro dan Flash, melalui pengumuman resminya pada 22 September 2026.
- Xiaomi merilis MiMo-V2.6-Pro dan MiMo-V2.6-Flash sebagai model multimodal terbuka
- Pelatihan reinforcement learning kedua model mencakup sekitar 750.000 rangkaian tugas dalam kurang dari enam hari
- Skor DeepSWE v1.1 setelah pelatihan mencapai 72,6 untuk Pro dan 65,7 untuk Flash menurut Xiaomi
- Xiaomi mendemonstrasikan pembuatan model 3D di Blender dan pengendalian lengan robot Franka Panda dalam simulasi
- Mode UltraSpeed untuk Pro diklaim memberi kecepatan inferensi hingga 20 kali lipat
Pelatihan dan Kinerja MiMo-V2.6
Menurut Xiaomi, MiMo-V2.6-Pro dan MiMo-V2.6-Flash menjalani 30 tahap pelatihan reinforcement learning masing-masing. Keduanya memproses total sekitar 750.000 trajectory, yaitu rangkaian langkah model saat menyelesaikan tugas, dalam waktu kurang dari enam hari.
Materi latihannya mencakup pemrograman, tugas umum, pemrosesan visual, dan keamanan siber.
Perusahaan melaporkan peningkatan skor pada DeepSWE v1.1, uji tugas rekayasa perangkat lunak yang panjang. Setelah pelatihan, skor Flash naik dari 48,8 menjadi 65,7, sedangkan Pro meningkat dari 58,4 menjadi 72,6.
Angka tersebut merupakan hasil yang dipaparkan Xiaomi; pembaca perlu melihat metode dan kondisi pengujiannya sebelum membandingkannya langsung dengan model lain.
Skor pada satu pengujian tidak menggambarkan semua pekerjaan pemrograman.
Pembaca yang hendak memakai model untuk repositori nyata perlu memeriksa sendiri kualitas perubahan kode, pengujian, dan keamanan sebelum menggabungkannya.
Xiaomi tidak menyebut angka tersebut sebagai jaminan bahwa setiap tugas selesai tanpa pengawasan manusia.
Dari Blender hingga Simulasi Robot
Dalam demonstrasi yang ditampilkan Xiaomi, MiMo-V2.6 dapat menyusun model objek dan adegan 3D di Blender berdasarkan deskripsi teks atau gambar acuan. Xiaomi juga memperlihatkan model menerima gambar dari beberapa sudut kamera untuk mengendalikan lengan robot Franka Panda melalui umpan balik visual dalam lingkungan simulasi.
Demonstrasi ini menunjukkan potensi penggunaan model, tetapi belum membuktikan kesiapan untuk semua tugas robot industri di dunia nyata.
MiMo-V2.6 juga dirancang untuk berinteraksi dengan antarmuka komputer, seperti mencari informasi, mengedit dokumen, memeriksa hasil, dan menyesuaikan langkah setelah menemukan kesalahan. Seri ini tersedia melalui platform Xiaomi MiMo.
Untuk varian Pro, Xiaomi menyediakan mode UltraSpeed yang diklaim meningkatkan kecepatan inferensi hingga 20 kali lipat pada skenario tertentu.
Pembuatan aset 3D dalam demonstrasi memperlihatkan alur dari instruksi menuju objek, tetapi hasil untuk permintaan lain dapat berbeda.
Pada tugas robot, keputusan model dipengaruhi gambar dari kamera dan respons lingkungan simulasi.
Pengujian robot fisik memerlukan pertimbangan tambahan seperti keselamatan, sensor, dan kondisi yang tidak selalu sama dengan simulasi.
Calon pengguna juga perlu membedakan kemampuan model, biaya pemakaian, serta lisensi akses sebelum memilih varian Pro atau Flash untuk proyeknya.
Rincian teknis dan demonstrasi lebih lanjut tersedia dalam pengumuman resmi Xiaomi.
Perbandingan dengan model lain juga harus memperhatikan versi tolok ukur, alat yang diizinkan, dan cara keberhasilan dihitung.
Untuk pekerjaan produksi, siapkan pengujian ulang pada data dan perangkat yang akan dipakai, bukan hanya mengandalkan angka dari pengumuman peluncuran.
Langkah itu membantu memisahkan kemampuan yang diperlihatkan dalam demo dari kebutuhan nyata organisasi.














