Sulseltimes.com, Jakarta, Kamis, 05/11/2026 — Utang pemerintah mencapai Rp10.326,9 triliun di akhir kuartal III-2026, setara 40,30% PDB.
- Utang pemerintah mencapai Rp10.326,93 triliun pada akhir kuartal III-2026.
- Angka ini setara 40,30% PDB, turun dari rasio 41,26% pada akhir kuartal II-2026.
- Utang bertambah Rp33,24 triliun dibandingkan triwulan sebelumnya, dari sebelumnya Rp10.293,69 triliun.
- Mayoritas utang (86,79%) berupa Surat Berharga Negara (SBN) senilai Rp8.962,40 triliun.
- Sisanya berupa pinjaman senilai Rp1.364,53 triliun.
Rincian Utang Pemerintah
Utang pemerintah pada akhir kuartal III-2026 mencapai Rp10.326,93 triliun. Angka ini setara 40,30% PDB, turun dari rasio 41,26% pada akhir kuartal II-2026.
Nominal utang bertambah Rp33,24 triliun dibandingkan triwulan sebelumnya, dari sebelumnya Rp10.293,69 triliun.
Komposisi Utang
Komposisi utang mayoritas berupa Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp8.962,40 triliun, atau 86,79% dari total utang.
“Komposisi utang Pemerintah mayoritas berupa instrumen SBN yang mencapai 86,79 persen,” kata DJPPR, Kamis, 05/11/2026.
Selain itu, utang berupa pinjaman senilai Rp1.364,53 triliun.
“Pemerintah mengelola utang secara cermat dan terukur untuk mencapai portofolio utang yang optimal dan mendukung pengembangan pasar keuangan domestik,” kata Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Kamis, 05/11/2026.















