Teknologi

Spirit AI Sempat Ungguli Nvidia di RoboArena, Modelnya Kemudian Dihapus dari Peringkat

Avatar of Sulsel Times
0
×

Spirit AI Sempat Ungguli Nvidia di RoboArena, Modelnya Kemudian Dihapus dari Peringkat

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi lengan robot dalam pengujian kecerdasan buatan di laboratorium
Ilustrasi AI untuk Sulsel Times
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Makassar, Senin, 28 September 2026 — Spirit AI sempat menempatkan model Spirit v1.6 di posisi teratas benchmark robotika RoboArena dengan skor 1.924, namun model tersebut kemudian dikeluarkan dari daftar setelah RoboArena merombak metodologi penilaiannya.

Ringkasnya…
  • Spirit v1.6 sempat memimpin RoboArena pada Juni 2026 dengan skor 1.924
  • Cosmos3-Nano-Policy terkait Nvidia saat itu mencatat skor 1.881
  • DreamZero berada di bawahnya dengan skor 1.763
  • RoboArena kemudian merombak metodologi dan menghapus sejumlah model dari daftar
  • Spirit v1.6 tidak tepat lagi disebut sebagai pemimpin terkini tanpa menyebut pembaruan tersebut
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Spirit AI merupakan startup kecerdasan buatan asal Hangzhou, China, yang mengembangkan model untuk embodied AI atau kecerdasan buatan yang mengendalikan sistem fisik seperti robot.

Scroll Kebawah
Advertisement

Pada Juni 2026, Spirit v1.6 mencatat skor 1.924 di RoboArena.

Skor itu berada di atas Cosmos3-Nano-Policy dengan 1.881 dan DreamZero dengan 1.763 pada peringkat yang berlaku saat itu.

Peringkat RoboArena Kemudian Berubah

Status tersebut tidak bertahan sebagai peringkat terkini.

RoboArena kemudian melakukan perubahan metodologi dan menghapus sejumlah model dari daftar setelah muncul temuan terkait upaya yang dinilai dapat mengeksploitasi mekanisme benchmark.

Spirit v1.6 termasuk model yang tidak lagi tercantum setelah pembaruan tersebut.

Karena itu, capaian Spirit AI lebih tepat dipahami sebagai hasil pada versi peringkat sebelumnya, bukan sebagai bukti bahwa model tersebut masih memimpin leaderboard saat ini.

Benchmark Menguji AI untuk Sistem Fisik

RoboArena digunakan untuk membandingkan kemampuan model robotika dalam menerjemahkan persepsi dan perencanaan menjadi tindakan pada lingkungan fisik.

Platform ini dikembangkan dengan keterlibatan peneliti dari Nvidia, Stanford University, dan University of California Berkeley.

Perubahan metodologi memperlihatkan bahwa hasil benchmark AI robotika perlu dibaca bersama aturan pengujian, versi evaluasi, dan pembaruan leaderboard.

Bagi pembaca, angka skor lama tetap penting sebagai catatan perkembangan teknologi, tetapi tidak boleh disajikan sebagai peringkat terkini tanpa konteks pembaruan.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *