Berita

SMAN 25 Makassar Minta Maaf Soal Dentuman Musik Saat Penggeledahan Disdik Sulsel

Avatar of Sulsel Times
0
×

SMAN 25 Makassar Minta Maaf Soal Dentuman Musik Saat Penggeledahan Disdik Sulsel

Sebarkan artikel ini
SMAN 25 Makassar Minta Maaf Soal Dentuman Musik Saat Penggeledahan Disdik Sulsel
SMAN 25 Makassar Minta Maaf Soal Dentuman Musik Saat Penggeledahan Disdik Sulsel
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Makassar, Jumat, 19/06/2026 — SMAN 25 Makassar menyampaikan permohonan maaf terkait viralnya video dentuman musik keras saat penyidik Kejati Sulsel menggeledah Kantor Disdik Sulsel. Musik tersebut berasal dari latihan seni siswa dan tidak ada kaitannya dengan proses penyidikan perkara dugaan korupsi.

Ringkasnya…
  • SMAN 25 Makassar minta maaf
  • Dentuman musik dari latihan seni siswa
  • Plt Kepala SMAN 25 Makassar Munawar Achmad
  • Penggeledahan Disdik Sulsel oleh Kejati Sulsel, Juni 2026
  • Tidak ada hubungan dengan penyidikan korupsi
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Klarifikasi SMAN 25 Makassar

Video yang beredar memperlihatkan suasana penggeledahan di kompleks Kantor Disdik Sulsel. Dalam rekaman terdengar dentuman musik keras dari salah satu ruangan, sehingga memunculkan spekulasi di media sosial.

Scroll Kebawah
Advertisement

Pelaksana Tugas Kepala SMAN 25 Makassar, Munawar Achmad, menyampaikan permohonan maaf atas polemik yang muncul. Ia menegaskan bahwa pihak sekolah tidak mengetahui saat itu sedang berlangsung penggeledahan oleh penyidik Kejati Sulsel.

“Kami memohon maaf atas kejadian itu. Pihak sekolah tidak mengetahui kalau pada saat yang bersamaan sedang berlangsung penggeledahan. Saat itu siswa memang sedang latihan seni menjelang jam istirahat,” kata Munawar Achmad, Plt Kepala SMAN 25 Makassar, Jumat, 19/06/2026.

Munawar menjelaskan bahwa saat peristiwa tersebut dirinya sedang menghadiri kegiatan di luar kantor. Ia mengaku tidak mengetahui adanya aktivitas penegakan hukum di lingkungan Kantor Disdik Sulsel.

“SMAN 25 Makassar sementara masih dalam tahap perencanaan pembangunan sekolah. Untuk sementara kami menggunakan gedung milik Dinas Pendidikan yang tidak dimanfaatkan sebagai gedung perkantoran,” ujarnya.

Menurut Munawar, kondisi tersebut membuat aktivitas sekolah, termasuk latihan seni dan ekstrakurikuler, berlangsung di area yang sama dengan kompleks perkantoran Disdik Sulsel. Ia memastikan latihan seni merupakan agenda rutin sekolah dan tidak terkait dengan proses penggeledahan.

Latar Belakang Penggeledahan

Sebelumnya, Kejati Sulsel melakukan penggeledahan di Kantor Disdik Sulsel sebagai bagian dari penyidikan dugaan korupsi proyek Pengadaan Perpustakaan Digital atau Bookless Library Tahun Anggaran 2022. Penggeledahan dipusatkan di ruang Bidang Sekolah Menengah Atas (SMA) yang berkaitan dengan pelaksanaan program tersebut.

Dalam operasi tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen yang diduga berkaitan dengan proyek pengadaan perpustakaan digital. Penyidikan hingga kini masih terus berlangsung untuk mengusut dugaan penyimpangan.

Pihak sekolah berharap masyarakat tidak mengaitkan suara musik dalam video tersebut dengan perkara hukum yang ditangani Kejati Sulsel. Kejadian itu murni terjadi karena aktivitas siswa yang berlangsung tanpa mengetahui adanya penggeledahan di lokasi yang sama.

Permohonan maaf disampaikan agar publik mendapatkan gambaran yang utuh dan tidak salah dalam menginterpretasikan video yang viral tersebut.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *