Sulseltimes.com, Jakarta, Jumat, 19/06/2026 — Pemerintah akan mendata barang, karyawan Hotel Sultan, dan penghuni apartemen The Suites Residences di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) usai eksekusi yang berlangsung ricuh.
- Pendataan barang dan karyawan
- Eksekusi ricuh di GBK
- Wamensesneg Bambang Eko Suhariyanto
- Jumat, 19/06/2026
- Nasib karyawan menjadi perhatian
Pendataan Usai Eksekusi
Wakil Menteri Sekretaris Negara Bambang Eko Suhariyanto menyampaikan data akan dilakukan setelah eksekusi.
“Nanti kita data, hari ini kita data. Jadi, sekarang kita akan laksanakan eksekusi, setelah itu kita data, baru kemudian barang apa dan sebagainya kita amankan,” kata Bambang, Jumat, 19/06/2026.
Pemerintah telah menyiapkan gudang untuk menyimpan barang-barang tersebut.
Bambang memastikan tidak ada barang yang rusak atau dikorbankan dalam proses ini.
“Nanti kita punya gudang untuk menyimpan, jadi tidak ada yang rusak. Tidak ada yang dikorbankan,” pungkasnya.
Perhatian terhadap Karyawan
Kuasa hukum PPKGBK, Chandra Hamzah menambahkan pihaknya fokus memikirkan nasib para karyawan Hotel Sultan.
Pemerintah akan mendata karyawan baik yang berstatus tetap maupun PKWT.
“Mengenai karyawan, ini merupakan concern dari Pak Wamen sendiri, dari Setneg. Itu kita akan akomodir, kita akan catat mana yang karyawan benar, mana yang karyawan harian, mana yang karyawan waktu tertentu lah, PKWT,” kata Chandra, Jumat, 19/06/2026.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan kepastian bagi seluruh pekerja yang terdampak eksekusi di kawasan GBK.
Pemerintah berkomitmen mencatat dan mengakomodir kebutuhan para karyawan Hotel Sultan dan penghuni apartemen.







