Sulseltimes.com, Jakarta, Sabtu, 20/06/2026 — Seorang pria di China bernama Liu harus dirawat di rumah sakit setelah berat badannya turun 6,5 kilogram akibat mengonsumsi produk herbal yang dibeli secara online untuk menambah berat badan.
- Pria bernama Liu ingin tambah berat badan
- Berat turun 6,5 kg
- Produk herbal dari influencer Chen
- Terjadi Maret hingga April 2026 di China
- Liu dirawat karena gastritis kronis
Kronologi Pembelian Produk Herbal
Liu berprofesi sebagai sopir truk dengan tinggi 1,78 meter dan berat 63 kilogram. Ia merasa tubuhnya terlalu kurus dan ingin menambah berat badan.
Pada Maret lalu, Liu menemukan akun media sosial milik influencer bernama Chen yang kerap membagikan tips menambah berat badan. Liu kemudian menghubungi Chen untuk berkonsultasi.
“Produk ini terbuat dari bahan herbal alami. Dalam satu bulan, kesehatan akan meningkat secara signifikan,” kata Chen meyakinkan Liu, Sabtu, 20/06/2026.
Chen meminta Liu mengirimkan foto lidahnya untuk dianalisis. Setelah itu, Chen menyusun program khusus yang disebut “rencana penyesuaian” dan menjual produk berupa minuman bubuk.
Liu mengeluarkan biaya sekitar 4.000 yuan atau sekitar Rp9 juta untuk pembelian awal. Namun beberapa hari setelah dikonsumsi, berat badannya justru berkurang. Ia mulai mengalami pusing, perut kembung, dan sering buang air kecil pada malam hari.
Saat Liu mengeluhkan kondisi tersebut, Chen menyebutnya sebagai proses normal pembuangan racun. Chen bahkan mendorong Liu untuk membeli lebih banyak produk.
Dampak Kesehatan dan Tindakan Hukum
Liu akhirnya menghabiskan total sekitar 10.000 yuan atau sekitar Rp22,5 juta untuk berbagai produk yang direkomendasikan. Kondisinya terus memburuk hingga pada akhir April ia harus dirawat di rumah sakit.
Dokter mendiagnosis Liu menderita gastritis kronis. Setelah memeriksa produk yang dikonsumsi, dokter menemukan bahwa produk tersebut hanya berisi probiotik dan serat makanan. Konsumsi berlebihan menjadi penyebab gangguan kesehatan.
Meski telah menjalani perawatan selama sebulan, Liu mengaku berat badannya tetap turun hingga total 6,5 kilogram.
Merasa dirugikan, Liu melaporkan Chen kepada otoritas kesehatan setempat dengan tuduhan praktik medis ilegal. Hingga kini pihak berwenang masih menyelidiki apakah Chen memiliki kualifikasi medis yang sah.
Kisah Liu menjadi perbincangan hangat di media sosial Tiongkok. Banyak warganet menyayangkan keputusannya mempercayai klaim influencer tanpa konsultasi medis yang jelas.
“Seharusnya influencer itu menjual produk penurun berat badan,” tulis salah satu warganet, Sabtu, 20/06/2026. Sementara yang lain berkomentar bahwa Liu terlalu mudah percaya pada saran kesehatan tanpa bukti medis.









