Sulseltimes.com, Makassar, Kamis, 4 Juni 2026 — Microsoft memperkenalkan tujuh model kecerdasan buatan baru dalam ajang Build 2026 untuk memperkuat ekosistem AI internalnya. Keluarga model yang disebut Microsoft AI (MAI) ini mencakup kemampuan penalaran, coding, pembuatan gambar, transkripsi, dan sintesis suara.
- Microsoft luncurkan 7 model AI baru
- cakupan dari reasoning hingga coding MAI-Thinking-1 andalan dengan 35 miliar parameter
- Build 2026
- Microsoft kurangi ketergantungan pada OpenAI
Model AI Unggulan Microsoft
Model paling menonjol adalah MAI-Thinking-1, model penalaran pertama Microsoft yang dirancang untuk tugas kompleks seperti analisis dan pemecahan masalah.
Model ini memiliki 35 miliar parameter dan jendela konteks hingga 128.000 token.
“MAI-Thinking-1 dirancang agar unggul dalam menangani instruksi kompleks yang terdiri dari banyak langkah, penalaran dengan konteks panjang, dan pembuatan kode,” kata Chief Marketing Officer Microsoft Developer, Kyle Daigle, Kamis, Juni 4, 2026.
Microsoft juga meluncurkan MAI-Code-1-Flash untuk membantu pemrograman di GitHub Copilot dan Visual Studio Code dengan biaya komputasi lebih rendah.
Model Multimedia dan Suara
Untuk kebutuhan multimedia, Microsoft merilis MAI-Image-2.5 yang mampu membuat dan mengedit gambar dari perintah teks.
Versi lebih ringan bernama MAI-Image-2.5-Flash juga tersedia untuk kebutuhan kecepatan.
Di bidang suara, MAI-Voice-2 mendukung berbagai bahasa dengan ekspresi lebih natural, sedangkan MAI-Transcribe-1.5 mengubah suara menjadi teks dengan akurasi tinggi.
Seluruh model ini akan diintegrasikan ke layanan Copilot, GitHub Copilot, Visual Studio Code, PowerPoint, dan Azure AI Foundry.
Dampak bagi Persaingan AI Global
Langkah ini menandai pergeseran strategi Microsoft yang selama ini mengandalkan model GPT dari OpenAI.
Kepala Microsoft AI, Mustafa Suleyman, menyatakan perusahaan sedang membangun fondasi model AI sendiri untuk seluruh ekosistem.
Meski demikian, Microsoft tetap mempertahankan kemitraan strategis dengan OpenAI hingga 2032.
Pengumuman ini menjadi bagian dari rangkaian berita AI di Build 2026, termasuk perangkat Nvidia RTX Spark dan sistem operasi Project Solara untuk agen AI.















