Sulseltimes.com, Makassar, Selasa, 01/09/2026 — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman mendorong sinkronisasi kebijakan perencanaan pembangunan antara Pemprov Sulsel dan Pemkab Wajo guna menghadapi tahun anggaran 2027.
- Jufri Rahman dorong sinkronisasi pembangunan Provinsi Sulsel dan Kabupaten Wajo untuk TA 2027
- Ekonomi Wajo tumbuh 6,97 persen yoy triwulan I 2026 dengan PDRB Rp7,61 triliun
- Sekda Provinsi Sulsel Jufri Rahman, BPSDM Provinsi Sulsel, DPRD Kabupaten Wajo
- Kegiatan di Hotel Aryaduta Makassar
- Perencanaan lebih efektif, tepat sasaran, dan memperkuat keterhubungan pembangunan daerah
Hal itu disampaikan Jufri saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sinkronisasi Kebijakan Perencanaan Pembangunan Daerah antara Pemprov Sulsel dan Pemkab Wajo Tahun 2027 yang digelar Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulsel di Hotel Aryaduta, Makassar.
Jufri mengapresiasi BPSDM Sulsel yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Wajo atas kesempatan berbagi pandangan mengenai sinkronisasi kebijakan pembangunan daerah.
Potensi Ekonomi Wajo sebagai Pendukung Pembangunan Sulsel
Menurut Jufri, Wajo merupakan salah satu daerah yang memiliki posisi strategis dalam pembangunan Sulawesi Selatan. Daerah ini memiliki sejarah panjang, karakter masyarakat yang kuat, serta potensi ekonomi yang memberikan kontribusi penting bagi kemajuan Sulsel.
Wajo memiliki potensi di sejumlah sektor yang dapat mendukung pembangunan Sulawesi Selatan, antara lain pertanian, perikanan, perdagangan, energi, dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Data Badan Pusat Statistik menunjukkan ekonomi Kabupaten Wajo tumbuh 6,97 persen secara tahunan (y-on-y) pada triwulan I 2026. Nilai PDRB atas dasar harga berlaku mencapai sekitar Rp7,61 triliun.
Jufri menegaskan, pembangunan Sulsel merupakan hasil dari kontribusi seluruh kabupaten dan kota. Setiap daerah perlu mengembangkan keunggulan masing-masing sekaligus memperkuat keterhubungan dalam perencanaan pembangunan provinsi.
Sinkronisasi Perencanaan dan Peran DPRD
Memasuki 2027, pemerintah daerah menghadapi tantangan pembangunan yang semakin dinamis. Pertumbuhan ekonomi perlu diikuti dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Tantangan meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia, penciptaan lapangan kerja, pengurangan kesenjangan pembangunan, penguatan infrastruktur, transformasi digital pemerintahan, serta menjaga ketahanan pangan dan lingkungan.
Karena itu, Jufri menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang matang, berbasis data, dan disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat. Sinkronisasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten diperlukan agar program pembangunan dapat saling mendukung dan penggunaan anggaran lebih efektif serta tepat sasaran.
“Pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten bukanlah dua entitas yang berjalan sendiri-sendiri. Kita berada dalam satu sistem pemerintahan daerah yang memiliki tujuan yang sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Jufri, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa, 01/09/2026.
Tahun 2027 memiliki posisi penting karena menjadi tahun ketiga pelaksanaan RPJMD Sulsel 2025–2029. Sinkronisasi kebijakan diperlukan agar prioritas pembangunan antara pemerintah provinsi dan kabupaten dapat berjalan selaras serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Jufri turut menekankan pentingnya peran DPRD dalam proses pembangunan daerah. DPRD memiliki tiga fungsi utama, yakni fungsi pembentukan peraturan daerah, fungsi anggaran, dan fungsi pengawasan.
Melalui fungsi tersebut, DPRD bersama pemerintah daerah dapat memastikan kebijakan pembangunan memiliki landasan regulasi yang memadai, memperoleh dukungan anggaran sesuai prioritas, serta dilaksanakan dan diawasi untuk mencapai tujuan pembangunan.
Jufri juga menekankan bahwa pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Keterlibatan dunia usaha, perguruan tinggi, masyarakat, dan berbagai elemen pembangunan diperlukan untuk mengoptimalkan potensi daerah serta memperkuat penyelesaian berbagai persoalan pembangunan.
Ia berharap momentum ini memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kabupaten Wajo. Wajo dipercaya memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan menjadi salah satu kekuatan ekonomi Sulawesi Selatan.















