Sulseltimes.com, Bone, Senin, 10/08/2026 — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menegaskan pentingnya menghayati Dasadarma dan membangun kepercayaan sebagai fondasi karakter anggota Pramuka dalam peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat provinsi di Kabupaten Bone.
- Gubernur Andi Sudirman jadi Pembina Upacara Hari Pramuka ke-65 Provinsi Sulsel
- Upacara digelar di Lapangan Bakunge, Kabupaten Bone
- Amanat menekankan integritas, kepercayaan, dan kreativitas
- Pramuka disebut cikal bakal Indonesia Emas
- Tema: Bersama Mengabdi, Berkarya, dan Menjaga Alam
Upacara yang dipusatkan di Lapangan Bakunge, Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, dihadiri Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, Forkopimda Kabupaten Bone, serta ribuan peserta Pramuka dari seluruh wilayah.
Dalam amanatnya, Andi Sudirman menyampaikan apresiasi kepada Gerakan Pramuka sebagai organisasi andalan pembentukan karakter dan kemandirian generasi muda.
Menghayati Dasadarma dan Membangun Trust
Gubernur menegaskan bahwa inti Pramuka terletak pada pelaksanaan Dasadarma. Ia mengaitkan hal itu langsung dengan integritas dan kepercayaan.
“Hayati Dasadarma Pramuka. Itu adalah poinnya. Kalau dilaksanakan semua, saya yakin tidak ada yang akan menolak adik-adik sekalian,” kata Andi Sudirman Sulaiman, Gubernur Sulawesi Selatan, Senin, 10/08/2026.
Menurutnya, kejujuran adalah modal utama. Kebohongan hanya akan melahirkan kebohongan berikutnya sehingga menghancurkan fondasi kepercayaan.
“Sebuah kebohongan akan melahirkan kebohongan berikutnya. Kita harus menjual kepercayaan. Semua membutuhkan trust. Kalau tidak dipercaya, apa pun yang kita perlihatkan, semua orang abai,” katanya.
Andi Sudirman juga menuntut kedisiplinan dan rasa hormat. Ia mengingatkan agar anggota Pramuka tidak mudah menyerah, kreatif, dan memiliki kasih sayang serta kekompakan.
“Anak Pramuka tidak mati akal, tidak kehabisan ide, kasih sayang ke sesama dan selalu kompak,” pesannya.
Cikal Bakal Indonesia Emas
Gubernur menyebut generasi Pramuka sebagai cikal bakal Indonesia Emas. Ia yakin Pramuka menghasilkan individu mandiri, rajin, dan beretos kerja tinggi.
“Kalian cikal bakal untuk Indonesia Emas. Saya yakin anak Pramuka anak yang mandiri,” ujarnya.
Tema peringatan tahun ini “Bersama Mengabdi, Berkarya, dan Menjaga Alam untuk Indonesia” dijadikan panggilan aksi nyata. Andi Sudirman mendorong Pramuka hadir dalam kegiatan sosial, adaptif terhadap teknologi, serta aktif menjaga lingkungan.
Aksi Nyata untuk Lingkungan
Ia mengajak Kwartir Daerah, Kwartir Cabang, hingga Gugus Depan di seluruh Sulawesi Selatan konsisten menggelar gerakan penghijauan, penanaman pohon, pembersihan pantai dan sungai, serta pemilahan sampah.
“Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia harus kita wujudkan secara nyata,” katanya.
Andi Sudirman berharap momentum Hari Pramuka ke-65 memperkuat peran organisasi dalam mencetak generasi berkarakter, berjiwa kepemimpinan, mandiri, dan siap berkontribusi bagi bangsa.









