AITeknologi

Fitur Kesehatan ChatGPT Health Mulai Disebar ke Pengguna Lebih Luas

Avatar of Sulsel Times
0
×

Fitur Kesehatan ChatGPT Health Mulai Disebar ke Pengguna Lebih Luas

Sebarkan artikel ini
Fitur Kesehatan ChatGPT Health Mulai Disebar ke Pengguna Lebih Luas
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Makassar, Sabtu, 25/07/2026 — OpenAI mulai menyebarkan fitur ChatGPT Health ke lebih banyak pengguna di Amerika Serikat.

Ringkasnya…
  • OpenAI meluncurkan ChatGPT Health untuk pengguna 18 tahun ke atas
  • 300 juta pengguna per minggu gunakan ChatGPT untuk info kesehatan
  • OpenAI
  • Fitur ini personal namun menuai gugatan hukum
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Fitur dan Cara Kerja ChatGPT Health

Fitur ChatGPT Health memberikan saran kesehatan yang lebih personal dengan mengakses data rekam medis dan Apple Health.

Scroll Kebawah
Advertisement

OpenAI resmi menggulirkan fitur ini secara luas setelah menjalani uji coba terbatas.

Dengan izin pengguna, ChatGPT membaca informasi seperti hasil pemeriksaan medis dan pola aktivitas.

Data tersebut menjadi konteks untuk berbagai percakapan dengan chatbot.

Misalnya, ChatGPT bisa mempertimbangkan pantangan makanan saat merekomendasikan restoran.

ChatGPT juga bisa menyarankan aktivitas akhir pekan yang lebih ringan jika mengetahui pengguna baru cedera.

“Anda juga dapat mengajukan pertanyaan lanjutan, menambahkan konteks, atau mengoreksi informasi yang tidak lengkap,” kata OpenAI, Jumat, 24/07/2026.

Model AI dan Batasan Fitur

Untuk pengguna berbayar, ChatGPT Health menggunakan model AI terbaru GPT-5.6 Sol.

OpenAI mengklaim model ini paling mumpuni untuk pertanyaan terkait kesehatan.

Lebih dari 300 juta pengguna setiap pekan menggunakan ChatGPT untuk mencari informasi atau bertanya soal kesehatan.

Meski kemampuannya terus meningkat, OpenAI mengakui AI masih bisa memberikan jawaban yang keliru.

“Kami mendorong pengguna untuk memverifikasi informasi penting dan mendiskusikan keputusan medis dengan tenaga kesehatan profesional,” ujar OpenAI.

Peluncuran Diwarnai Gugatan

Peluncuran ChatGPT Health berlangsung di tengah gugatan hukum yang menyoroti saran medis dari AI.

Salah satu gugatan diajukan keluarga remaja 19 tahun yang meninggal akibat overdosis obat.

Keluarga menuduh ChatGPT menyarankan korban mengonsumsi Xanax untuk meredakan efek herbal kratom.

Kasus lain berasal dari seorang pendeta di Florida yang menggugat OpenAI karena menunda mencari pertolongan medis saat emboli paru.

Alih-alih ke rumah sakit, chatbot disebut memberikan jawaban motivasi agar ia percaya tubuhnya pulih.

Gugatan tersebut meminta penghentian sementara ChatGPT Health dan aturan yang lebih ketat untuk AI kesehatan, dihimpun dari Gizmodo.

Saat ini, fitur ChatGPT Health bisa ditemukan di bilah sisi kiri situs web atau aplikasi mobile, diapit fitur Library dan Codex.

Karena masih terbatas di Amerika Serikat, fitur ini belum bisa diakses di Indonesia.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *