Sulseltimes.com, Makassar, Rabu, 17/06/2026 — Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Kota Makassar menggelar Forum Dialog Kebangsaan untuk merespons dinamika nasional, termasuk pelemahan nilai tukar rupiah, program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), dan isu gerakan mahasiswa yang mengarah pada “Reformasi Jilid II”.
- BEM se-Makassar gelar dialog kebangsaan
- Soroti pelemahan rupiah, MBG, dan KDMP
- Andi Rama Ramadhan dan Ahmad Aidil Fahri
- Selasa, 16 Juni 2026 di Makassar
- Desakan perkuat pemberantasan korupsi dan tata kelola program
Dialog Kebangsaan BEM se-Makassar
Forum yang digelar Selasa (16/6) itu mengusung tema “Akselerasi Kesejahteraan Masyarakat: Peran Mahasiswa Dalam Memutus Rantai Kesenjangan Menuju Indonesia Emas”.
Presiden Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar, Andi Rama Ramadhan, menekankan pentingnya independensi gerakan mahasiswa.
“Gerakan kita harus matang berbasis data, serta tidak boleh ditunggangi oleh kepentingan politik praktis maupun elit oligarki,” ujarnya, Rabu, 17/06/2026.
Diskusi ini juga menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan para demisioner presiden mahasiswa di Makassar, seperti Ahmad Aidil Fahri (Presma UIN Alauddin 2020), Muh. Hasby Assidiq (Presma Unismuh 2024-2025), Hasrul (Presma UNM 2024-2025), dan Dr. Kurniawan dari unsur akademisi.
Desakan Tindak Mafia dan Optimisme Rupiah
Dalam forum itu, para peserta mendesak pemerintah agar tidak kalah dalam menindak mafia dan memberantas korupsi, terutama di sektor migas.
“Kami menegaskan agar negara tidak boleh kalah oleh mafia. Perkuat pemberantasan korupsi, bongkar mafia migas, serta perkuat tata kelola program kesejahteraan rakyat demi terwujudnya Indonesia Emas 2045,” tegas Andi Rama.
Pernyataan itu juga diperkuat oleh demisioner Presma UIN Alauddin, Ahmad Aidil Fahri, yang mengingatkan mahasiswa agar tidak mudah terprovokasi.
“Negara kita bukan negara yang bisa didikte, negara kita kuat. Mari kita dukung penguatan tata kelola pelaksanaan program-program pemerintah,” kata Ahmad Aidil, Rabu, 17/06/2026.
Optimisme dan Kemandirian Mahasiswa
Forum tersebut juga menjadi ajang menumbuhkan optimisme terhadap penguatan nilai tukar rupiah melalui kolaborasi dan pengawasan program strategis nasional.
Para mahasiswa sepakat untuk terus mengawal jalannya program MBG dan KDMP agar tepat sasaran dan bebas dari penyimpangan.
Dengan semangat independensi, BEM se-Makassar berkomitmen menjaga kondusivitas serta mendorong percepatan kesejahteraan rakyat menuju Indonesia Emas.







