Sulseltimes.com, Jakarta, Sabtu, 07/11/2026 — Tiga bank negara besar menetapkan besaran saldo minimum tabungan yang bervariasi tergantung jenis produk per November 2026.
- Saldo minimum bervariasi per produk di Mandiri, BRI, dan BNI
- Tabungan Mandiri Rupiah Rp100.000, NOW Rp25.000, Payroll Rp10.000
- BRI Simpedes dan BritAma Rp50.000, SimPel Rp5.000
- BNI Taplus Rp150.000, Taplus Bisnis Rp1.000.000, Taplus Muda Rp0
- Produk inklusi keuangan seperti SimPel dan TabunganKu memiliki saldo minimum paling rendah
Saldo minimum adalah nominal uang yang wajib mengendap di rekening untuk menjaga status aktif dan menutupi biaya administrasi bulanan. Besaran nominalnya berbeda-beda tergantung segmentasi nasabah dan jenis produk tabungan.
Berdasarkan data CNBC Indonesia, berikut rincian saldo minimum yang berlaku di ketiga bank tersebut.
Bank Mandiri
Bank Mandiri menetapkan saldo minimum mulai dari Rp5.000 hingga Rp100.000.
Tabungan Rupiah: Rp100.000.
Tabungan NOW: Rp25.000.
Tabungan Payroll: Rp10.000.
TabunganKu: Rp20.000.
Tabungan SiMakmur: Bebas biaya.
Tabungan Simpanan Pelajar: Rp5.000.
BRI
BRI menstandarkan sebagian besar produk utama di angka Rp50.000, dengan pengecualian untuk produk inklusi.
Simpedes: Rp50.000.
BritAma: Rp50.000.
BritAma Bisnis/Pro/X: Rp50.000.
TabunganKu: Rp20.000.
Junio: Rp50.000.
SimPel: Rp5.000.
BNI
BNI memiliki rentang paling luas, dari Rp0 untuk produk muda hingga Rp1.000.000 untuk segmen bisnis.
Taplus: Rp150.000.
Taplus Bisnis: Rp1.000.000.
Taplus Pegawai: Sesuai perjanjian kerja sama (PKS).
Taplus Muda: Rp0.
BNI Pandai: Tanpa batasan saldo.
SimPel: Rp5.000.
TabunganKu: Rp20.000.
Secara umum, produk tabungan untuk pelajar dan program inklusi keuangan seperti SimPel dan TabunganKu memiliki persyaratan saldo minimum yang lebih rendah. Produk untuk segmen bisnis menetapkan batas saldo lebih tinggi seiring kebutuhan transaksi dan layanan yang lebih kompleks.











