Sulseltimes.com, Jakarta, Senin, 19/10/2026 — MSCI membuka konsultasi untuk mengeluarkan Indonesia dari klasifikasi emerging market dan menurunkannya ke standalone market.
- MSCI membuka konsultasi keluar Indonesia dari emerging market
- Status RI berpotensi diturunkan ke standalone market
- Standalone market mencakup negara seperti Zimbabwe, Jamaica, dan Ukraina
- Kebijakan ini memisahkan RI dari kelompok China dan Korea Selatan
- Informasi disampaikan dalam program Power Lunch CNBC Indonesia
Jika terwujud, pasar saham Indonesia tidak lagi berada dalam satu kelompok dengan China dan Korea Selatan. Indonesia akan masuk ke kategori standalone market bersama Zimbabwe, Jamaica, dan Ukraina.
Klasifikasi standalone market umumnya mencerminkan pasar dengan likuiditas rendah, aksesibilitas terbatas, atau hambatan struktural bagi investor asing. Negara-negara di kategori ini sering mengalami aliran dana asing yang minim.
Hal ini disampaikan melalui paparan Shania Alatas dalam program Power Lunch CNBC Indonesia, Senin, 19/10/2026.
Pasar menunggu keputusan final MSCI terkait hasil konsultasi ini. Perubahan status berpotensi memicu keluarnya dana passif yang mengindekskan portofolio ke MSCI Emerging Markets Index.











