Sulseltimes.com, Makassar, Sabtu, 10 Oktober 2026 — Pintu baja di kawasan Borta, Kecamatan Tallo, Makassar, kembali dibongkar polisi saat penggerebekan kampung narkoba pada Jumat (9/10/2026), setelah akses serupa yang pernah dirobohkan ternyata dibangun lagi.
- Pintu baja di Borta dibongkar kembali
- Ada loket yang diduga dipakai untuk transaksi narkoba
- Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana
- Penggerebekan Jumat 9 Oktober 2026 di Tallo
- 104 orang diamankan dalam operasi gabungan
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana mengatakan pintu dan tembok pembatas di kawasan Sapiria-Borta pernah dibongkar dalam operasi sebelumnya.
“Di sana pernah membuat tembok dengan pintu yang pernah kita robohkan dan kini dibangun kembali,” kata Arya kepada wartawan, Sabtu (10/10/2026).
Menurut polisi, pintu yang ditemukan kali ini diperkuat pelat baja dan memiliki jendela loket yang diduga dipakai untuk melayani transaksi narkoba.
Petugas membuka akses tersebut dengan gerinda sebelum masuk ke area permukiman.
Akses Berlapis Saat Polisi Masuk
Di bagian depan lokasi, petugas mendapati pintu besi tinggi dengan kawat duri di atasnya.
Sejumlah rumah di dalam kawasan juga memiliki pintu besi.
Ketika polisi berupaya masuk, beberapa orang melempari petugas dengan batu dan kayu, sedangkan yang lain mencoba melarikan diri melalui atap.
Polisi kemudian melepaskan tembakan peringatan.
Operasi gabungan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Selatan itu mengamankan 104 orang.
Hasil tes urine yang disampaikan polisi menunjukkan 98 orang positif dan enam negatif.
Loket Baja Jadi Barang Bukti
Polisi menyita pintu baja beserta loketnya, 10 gram sabu, uang sekitar Rp49,6 juta yang diduga hasil penjualan, alat isap, dua timbangan, serta 26 telepon seluler.
Arya juga menyebut tiga orang berinisial P, A, dan W diduga berperan sebagai bandar.
Peran masing-masing serta status hukum orang yang diamankan masih harus ditentukan melalui pemeriksaan.
Temuan pintu yang kembali berdiri setelah pembongkaran sebelumnya menjadi bagian yang didalami polisi dalam penyelidikan aktivitas narkoba di Borta.













