Sulseltimes.com, Sabtu, 26/09/2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA mengungkap bahwa dari 16 trainset KRL CLI-225 yang dipesan KAI Commuter, sebagian masih dalam pengerjaan di fasilitas INKA.
- Total pesanan KRL CLI-225 dari KAI ke INKA berjumlah 16 trainset
- 7 trainset menjalani General Check Up di Depok
- 2 trainset sudah selesai pemeriksaan dan kembali beroperasi
- 2 rangkaian lainnya dalam tahap finishing di Madiun
- Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap
“Total pesanan KRL KAI Commuter kepada INKA berjumlah 16 trainset. Adapun dari tujuh trainset yang menjalani General Check Up, saat ini dua trainset telah kembali beroperasi,” ujar Senior Manager Corporate Communication and Representative Office INKA, Nanang Agung Rohmandiyas, kepada CNBC Indonesia, Sabtu, 26/09/2026.
Dua rangkaian tersebut tidak langsung kembali ke lintasan setelah pemeriksaan selesai. Keduanya terlebih dahulu melalui tahapan pengujian untuk memastikan rangkaian siap digunakan kembali dalam pelayanan.
Proses serupa masih berlangsung pada rangkaian lainnya. Pengerjaan lima trainset yang menjalani General Check Up dilakukan secara bertahap sesuai tahapan pekerjaan di fasilitas INKA.
Dua Rangkaian di Madiun, Tiga Lainnya di Depok
Sebanyak dua rangkaian berikutnya dalam daftar pesanan KAI Commuter kini berada pada tahap akhir pengerjaan di Madiun. “Untuk trainset ke-8 dan ke-9 sedang melalui finishing di pabrik kami di Madiun,” ujar Nanang.
Sementara itu, proses terhadap lima trainset lainnya yang masih menjalani pemeriksaan dilakukan secara bertahap di Dipo kereta Depok, Jawa Barat.
KAI Recall 7 Trainset Usai Temukan Masalah
Perkembangan tersebut menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan sarana KRL di tengah meningkatnya penggunaan transportasi massal. KAI Commuter rata-rata melayani sekitar 1,1 juta penumpang per hari.
Sebelumnya, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin melaporkan ke DPR telah merecall 7 trainset iE305/CLI-225. Bobby menjelaskan pihak KAI menemukan masalah setelah melakukan pengecekan, termasuk komponen yang berpotensi mengganggu operasional.
Proses pengerjaan sisa trainset masih berlangsung sesuai tahapan di fasilitas INKA.







