Viral

Skin Booster dari Donor Kulit Manusia Bikin Awet Muda? Ini Penjelasan Dokter : Okezone Women

Avatar of Sulsel Times
0
×

Skin Booster dari Donor Kulit Manusia Bikin Awet Muda? Ini Penjelasan Dokter : Okezone Women

Sebarkan artikel ini
Skin Booster dari Donor Kulit Manusia Bikin Awet Muda? Ini Penjelasan Dokter : Okezone Women
Skin Booster dari Donor Kulit Manusia Bikin Awet Muda? Ini Penjelasan Dokter : Okezone Women
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Jakarta, Jumat, 18/09/2026 — Perawatan kulit dengan skin booster RE2O yang berasal dari jaringan kulit donor manusia kembali menarik perhatian publik setelah viral di Korea Selatan.

Ringkasnya…
  • Skin booster RE2O di Korea Selatan menggunakan jaringan kulit donor manusia yang telah diproses
  • Jaringan tersebut tidak berarti kulit jenazah langsung disuntikkan ke wajah pasien
  • Produk termasuk kategori natif collagen skin booster, yang kini populer di Indonesia
  • Natif collagen memberikan kerangka scaffolding untuk regenerasi jaringan kulit
  • Dokter dr. Nana menekankan bahwa tujuan perawatan sama, hanya mekanisme yang berbeda
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Menurut dokter estetika dr. Nana, jaringan donor telah melalui serangkaian proses medis sebelum digunakan.

Scroll Kebawah
Advertisement

“Jaringan tersebut sudah diproses, bukan sel hidup dari donor,” kata dr. Nana, dokter estetika, Jumat, 18/09/2026.

Penjelasan Mekanisme Natif Collagen

Natif collagen bekerja dengan menyediakan kerangka scaffolding yang mendukung regenerasi jaringan kulit, berbeda dengan collagen stimulator yang merangsang produksi kolagen alami.

Perbandingan dengan Collagen Stimulator

Collagen stimulator berfungsi merangsang kulit untuk menghasilkan kolagen sendiri lebih cepat, sementara natif collagen memberikan struktur untuk regenerasi jaringan.

Kedua perawatan memiliki tujuan utama memperbaiki kualitas kulit dan melawan penuaan, meski cara kerjanya berbeda.

Dr. Nana menambahkan bahwa natif collagen sudah tersedia di Indonesia dengan sumber lain, seperti hewan, dan belum ada yang mengklaim penggunaan sel kulit hidup.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *