Sulseltimes.com, Jakarta, Senin, 31/08/2026 — Polda Metro Jaya membantah narasi soal pengawalan truk yang mengangkut massa membawa bambu saat aksi unjuk rasa di kawasan DPR RI.
- Polda Metro Jaya bantah kawal truk massa
- Video viral sebar di media sosial
- Polisi menjelaskan tugas patroli kamtibmas
- Lokasi kawasan DPR RI Jakarta
- Narasi pengawalan dinilai tidak benar
Polda Metro Jaya menanggapi video viral yang menampilkan iring-iringan truk mengangkut massa di kawasan DPR RI.
“Narasi tersebut tidak benar,” tulis akun Instagram resmi Polda Metro Jaya @poldametrojaya, Senin, 31/08/2026.
Penjelasan Polda Metro Jaya
Polisi menjelaskan kehadiran personel Brimob di lokasi tersebut merupakan bagian dari patroli dan pemantauan situasi keamanan.
“Kendaraan Brimob yang terlihat dalam video tersebut sedang melaksanakan patroli dan monitoring situasi kamtibmas di sejumlah titik yang dinilai perlu mendapat perhatian,” tulis akun Polda Metro Jaya, Senin, 31/08/2026.
Patroli itu dilakukan menyusul adanya aktivitas penyampaian aspirasi dan potensi kerawanan di beberapa wilayah.
Dalam video yang beredar terlihat massa mengenakan ikat kepala bendera merah putih dan beberapa di antaranya membawa bambu.
Kehadiran personel di sekitar truk tersebut menimbulkan asumsi bahwa polisi mengawal konvoi massa.
Polda Metro Jaya menegaskan tidak ada pengawalan khusus untuk iring-iringan truk tersebut.














