Sulseltimes.com, Makassar, Minggu, 23/08/2026 — Kerajaan Belanda resmi membuka Konsulat Kehormatan untuk wilayah Sulawesi di Makassar guna memperkuat hubungan bilateral di Indonesia Timur.
- Belanda buka Konsulat Kehormatan Sulawesi di Makassar
- Fokus ekonomi, budaya, dan people-to-people
- Rencana layanan visa-at-your-doorstep
- Belanda investor kedelapan terbesar RI
- Sektor prioritas: pertanian, energi, kemaritiman, air
Peresmian dihadiri Wakil Duta Besar Kedutaan Besar Kerajaan Belanda Adriaan Palm dan Konsul Kehormatan baru Osco Olfriady Letunggamu. Acara dilanjutkan pertemuan dengan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman serta Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.
Adriaan Palm menyoroti tiga prioritas kehadiran Belanda di Makassar yakni ekonomi, kebudayaan, dan penguatan hubungan antarmasyarakat. “Kami akan menyediakan layanan visa-at-your-doorstep secara berkala di Makassar,” kata Adriaan Palm, Wakil Duta Besar Kerajaan Belanda, Minggu, 23/08/2026.
Layanan visa tersebut diharapkan memudahkan warga Sulawesi tanpa harus pergi ke Jakarta, Bali, atau Surabaya. Di sisi ekonomi, Adriaan menekankan peran Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Uni Eropa–Indonesia (EU–Indonesia CEPA) untuk memperluas perdagangan dan investasi. Saat ini Belanda menempati posisi investor terbesar kedelapan di Indonesia.
Fokus Kerja Sama Ekonomi dan Layanan Visa
Konsul Kehormatan Osco Olfriady Letunggamu menegaskan konsulat akan berperan sebagai jembatan aktif menghubungkan potensi Sulawesi dengan jaringan, teknologi, dan peluang di Belanda. “Fokus akan diberikan pada sektor pertanian, energi, kemaritiman, dan air,” kata Osco Olfriady Letunggamu, Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi, Minggu, 23/08/2026.
Hubungan antarmasyarakat akan diperkuat melalui kerja sama pendidikan tinggi dan kegiatan budaya. Kehadiran konsulat ini menandai babak baru kemitraan Belanda dengan kawasan Indonesia Timur.















