Sulseltimes.com, Jakarta, Selasa, 11/08/2026 — Meta resmi meluncurkan Meta Business Agent di Indonesia, fitur kecerdasan buatan yang memungkinkan bisnis melayani pelanggan melalui WhatsApp secara otomatis selama 24 jam nonstop.
- Meta Business Agent resmi hadir di Indonesia
- AI bekerja 24 jam untuk layanan pelanggan di WhatsApp
- Diumumkan CEO Meta Mark Zuckerberg dan Country Director Meta Indonesia Pieter Lydian
- Peluncuran di WhatsApp Business Summit Indonesia 2026, Jakarta Selatan
- Bisnis bisa melayani pelanggan tanpa batasan jam operasional
Fitur ini diumumkan dalam acara WhatsApp Business Summit (WABS) Indonesia 2026 yang digelar di Jakarta Selatan, Selasa, 11/08/2026.
Sebelumnya, Meta Business Agent sudah lebih dulu diperkenalkan oleh CEO Meta Mark Zuckerberg pada awal Juni lalu.
Kini, agen berbasis AI yang dirancang untuk membantu bisnis melayani pelanggan secara otomatis melalui WhatsApp itu resmi tersedia di Indonesia.
“Beberapa tahun lalu, saya mengatakan bahwa setiap bisnis nantinya akan memiliki agen AI, seperti halnya mereka memiliki alamat e-mail, situs web, dan akun media sosial. Dan itu terjadi lebih cepat dari yang saya perkirakan,” kata Zuckerberg dalam video yang ditayangkan di WABS Indonesia 2026.
“Hari ini, saya ingin memperkenalkan Meta Business Agent, yang memberikan setiap bisnis, berapa pun ukurannya, sebuah agen untuk berbicara dengan pelanggan dan membantu menjalankan operasional mereka,” lanjut dia.
Karyawan AI yang Bisa Kerja 24 Jam
Meta Business Agent bisa dibilang seperti “karyawan AI” yang dapat bekerja 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu.
Agen AI ini bisa menjawab pertanyaan pelanggan secara real-time, memberikan rekomendasi produk, membuat jadwal janji temu, mengidentifikasi calon pelanggan potensial, hingga membantu menyelesaikan transaksi penjualan.
Country Director Indonesia Meta, Pieter Lydian, mengatakan kehadiran fitur ini menjadi hal penting bagi Indonesia.
Pasalnya, WhatsApp saat ini bukan lagi sekadar aplikasi untuk bertukar pesan dengan teman atau keluarga, tetapi juga semakin banyak dimanfaatkan untuk membangun dan mengembangkan bisnis.
“Kini, ada sekitar 1 miliar percakapan antara pengguna dan bisnis setiap harinya secara global,” kata Pieter dalam keynote WABS Indonesia 2026.
Menurut Pieter, fenomena tersebut juga terjadi di Indonesia yang merupakan salah satu pasar terbesar WhatsApp.
Layanan Tanpa Batasan Jam Operasional
Vice President India & Southeast Asia Meta, Sandhya Devanathan, mengatakan Meta Business Agent dirancang agar bisnis bisa tetap melayani konsumen tanpa dibatasi jam operasional.
“Meta Business Agent membantu bisnis di Indonesia hadir dalam setiap momen tersebut melalui percakapan berbasis AI yang cepat, personal, dan tersedia 24 jam sehari, baik bagi perusahaan yang melayani jutaan pelanggan maupun pemilik usaha kecil dan menengah yang mengelola bisnisnya langsung dari HP,” kata Sandhya di panggung WABS 2026.
Menurut Meta, Business Agent tersedia untuk berbagai skala bisnis, mulai dari usaha kecil dan menengah (UKM) hingga perusahaan besar.
Tersedia untuk UKM hingga Perusahaan Besar
Untuk bisnis kecil, Meta Business Agent terintegrasi langsung ke aplikasi WhatsApp Business.
AI ini dapat memahami konteks percakapan, merekomendasikan produk dari katalog bisnis, membantu pelanggan menemukan barang yang sesuai kebutuhan, hingga mengarahkan mereka menuju proses pembelian.
Pemilik usaha dapat “melatih” agen AI tersebut agar bisa menjawab pertanyaan spesifik mengenai bisnis mereka.
AI juga dapat menyesuaikan bahasa dan gaya komunikasinya dengan karakter masing-masing bisnis.
Jika suatu percakapan membutuhkan penanganan manusia, percakapan tersebut juga bisa dialihkan kepada anggota tim.
Untuk perusahaan berskala besar, Meta menyediakan Meta Business Agent Platform.
Platform ini memungkinkan perusahaan menghubungkan agen AI dengan sistem bisnis yang sudah mereka gunakan, seperti Shopify, Zendesk, dan Shopee.
Integrasi tersebut memungkinkan perusahaan mengembangkan dan mengustomisasi agen AI sesuai kebutuhan, sekaligus mendapatkan kontrol dan kemampuan pengukuran yang dibutuhkan untuk implementasi dalam skala besar.
Klaim Peningkatan Penjualan hingga 65 Persen
Meta mengeklaim sejumlah bisnis di Indonesia dari berbagai sektor sudah menggunakan teknologi Business Agent ini.
Di salah satu agensi kreatif digital lokal, bisnis disebut mencatat peningkatan penjualan sebesar 65,4 persen setelah mengaktifkan Business Agent.
AI digunakan untuk tetap melayani calon pelanggan ketika tim penjualan sudah berada di luar jam kerja.
Contoh lainnya, salah satu UKM di bidang kecantikan dan kesehatan diklaim mampu menangani percakapan pelanggan hingga 250 persen lebih banyak tanpa harus menambah jumlah staf.
Fitur AI juga disebut membantu meningkatkan upselling ke paket lebih tinggi pada 60 persen pelanggan.
Fitur Gratis, Akan Jadi Berbayar dalam Beberapa Bulan
Saat ini Meta Business Agent masih bisa digunakan secara gratis.
Pemilik bisnis bisa mendaftarkan diri dan ikut daftar tunggu melalui laman metabusinessai.com/waitlist.
Namun perusahaan mengonfirmasi bahwa dalam beberapa bulan ke depan fitur tersebut akan dipindahkan ke model berlangganan berbayar melalui layanan baru bernama Meta One.
Langkah ini dinilai sebagai upaya Meta mencari sumber pendapatan baru di luar bisnis iklan digital yang saat ini masih menyumbang sekitar 98 persen pendapatan perusahaan.







