AITeknologi

Alibaba Rilis AI Qwen 3.8 Max, Langsung Puncaki Ranking Model AI China

Avatar of Sulsel Times
0
×

Alibaba Rilis AI Qwen 3.8 Max, Langsung Puncaki Ranking Model AI China

Sebarkan artikel ini
Alibaba Rilis AI Qwen 3.8 Max, Langsung Puncaki Ranking Model AI China
Alibaba Rilis AI Qwen 3.8 Max, Langsung Puncaki Ranking Model AI China
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Makassar, Rabu, 05/08/2026 — Alibaba resmi meluncurkan model kecerdasan buatan (AI) terbaru bernama Qwen 3.8 Max yang langsung menempati posisi teratas ranking model AI asal China di platform Arena.AI.

Ringkasnya…
  • Alibaba rilis Qwen 3.8 Max dengan 2,4 triliun parameter
  • Model ini memuncaki ranking model AI China di Arena.AI untuk kategori teks
  • Bersaing dengan Kimi K3 dari Moonshot AI dan Claude Fable 5 dari Anthropic
  • DeepSeek juga merilis V4-Flash dengan biaya operasional lebih murah
  • Rilis ini memperketat persaingan AI global dari sisi kemampuan dan biaya
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Alibaba mengklaim Qwen 3.8 Max sebagai model AI terbesar dan tercanggih yang pernah dikembangkan perusahaannya. Model ini memiliki 2,4 triliun parameter, komponen yang dipelajari selama pelatihan untuk mengenali pola dan menghasilkan respons.

Scroll Kebawah
Advertisement

Mengutip Reuters, Selasa (04/08/2026), jumlah parameter itu menjadikan Qwen 3.8 Max salah satu model AI terbesar Alibaba. Sebagai pembanding, Qwen 3.5 yang dirilis sebelumnya memiliki 397 miliar parameter, sedangkan Kimi K3 buatan Moonshot AI memiliki 2,8 triliun parameter.

Langsung Puncaki Arena.AI

Tidak lama setelah diperkenalkan, Qwen 3.8 Max langsung menempati posisi pertama sebagai model AI asal China dengan skor tertinggi pada platform pembanding Arena.AI untuk kategori model teks. Pada kategori analisis gambar dan konten visual, model ini berada di peringkat kedua di bawah salah satu varian Claude Fable 5 buatan Anthropic.

Alibaba juga mengklaim Qwen 3.8 Max berhasil menyelesaikan proyek software engineering selama 16 hari, meski rincian proyek tidak diungkap. Model ini mendukung pemrosesan teks, gambar, dan video dengan konteks hingga satu juta token, sehingga mampu menangani dokumen panjang, codebase, atau ratusan halaman dalam satu proses.

Qwen 3.8 Max menggunakan arsitektur mixture-of-experts. Alibaba hanya mengaktifkan 95 miliar parameter untuk setiap permintaan pengguna, yang disebut mampu mengurangi biaya komputasi sekaligus mempercepat respons AI.

DeepSeek Rilis Model AI Murah

Di saat yang sama, startup AI DeepSeek memperkenalkan model V4-Flash yang dibangun dengan biaya operasional lebih murah. DeepSeek mematok harga 0,14 dollar AS (sekitar Rp 2.524) per satu juta input token dan 0,28 dollar AS (sekitar Rp 5.048) per satu juta output token.

Perusahaan riset Artificial Analysis memperkirakan biaya rata-rata penggunaan V4-Flash hanya sekitar 3 sen dollar AS (sekitar Rp 541) per pengujian. Sebagai perbandingan, biaya rata-rata untuk tugas serupa mencapai 86 sen dollar AS pada Kimi K3, 1,86 dollar AS pada GPT-5.6 Sol milik OpenAI, dan 3,15 dollar AS pada Claude Fable 5 dari Anthropic.

Artificial Analysis menyebut pengukuran itu memberikan gambaran biaya yang lebih realistis karena memperhitungkan jumlah token yang diproses model untuk menyelesaikan suatu tugas. Model yang terlihat murah berdasarkan tarif per token belum tentu lebih hemat jika membutuhkan lebih banyak proses untuk menghasilkan jawaban.

Dengan rilis Qwen 3.8 Max dan V4-Flash, persaingan AI global semakin ketat, baik dari sisi kemampuan maupun efisiensi biaya operasional.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *