Sulseltimes.com, Jakarta, Minggu, 02/08/2026 — Amerika Serikat dan Jepang meluncurkan intervensi bersama di pasar valuta asing untuk menghentikan pelemahan yen yang menyentuh level terendah sejak 1986.
- AS dan Jepang intervensi bersama pertama kali sejak 2011
- Yen terlemah ke level terendah sejak 1986
- Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama dan Menkeu AS Scott Bessent
- Pengumuman resmi dijadwalkan Senin, operasi berlangsung
- Menstabilkan nilai tukar dan mencegah pelemahan berlebihan
Pemerintah Jepang dijadwalkan mengumumkan kerjasama tersebut pada hari Senin. Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama akan menegaskan komitmen kedua negara untuk menjaga stabilitas nilai tukar, kata dua pejabat Jepang yang mengerti persoalan ini, Minggu, 02/08/2026.
“Ya,” jawab salah satu sumber saat ditanya apakah akan ada pengumuman aksi bersama, seraya menambahkan operasi intervensi masih berlangsung.
Intervensi Pertama Sejak 2011
Jika dikonfirmasi, ini menjadi intervensi bersama pertama Jepang dan AS sejak 2011. Langkah diambil setelah yen melemah drastis terhadap dolar AS mencapai titik terendah dalam hampir 40 tahun.
Sumber pasar mengonfirmasi pemerintah Jepang telah melakukan pembelian yen dan penjualan dolar pada sesi perdagangan di New York pekan lalu. Intervensi terjadi tidak lama sebelum Bank of Japan (BOJ) memutuskan mempertahankan suku bunga acuannya, sembari mengisyaratkan kenaikan di masa depan.
Dukungan Kuat dari Sisi AS
Dukungan Washington terlihat dari pernyataan Menteri Keuangan AS Scott Bessent pekan lalu. Ia menilai yen “terlihat sangat undervalued”, kata Bessent, Minggu, 02/08/2026.
Dalam foto Reuters saat rapat kabinet AS, terlihat catatan tangan Bessent yang mencantumkan tugas “Buy Japanese Yen (JPY) US$5-10 bil” atau pembelian yen senilai US$5 miliar hingga US$10 miliar. Departemen Keuangan AS juga dilaporkan telah meminta sejumlah bank bersiap menghadapi kemungkinan intervensi lanjutan.
Kementerian Keuangan Jepang dan Departemen Keuangan AS belum memberikan tanggapan resmi atas laporan ini hingga berita ditulis.







