Sulseltimes.com, Makassar, Minggu, 26/07/2026 — DPD PKS Kota Makassar melantik pengurus 15 DPC untuk masa bakti 2026-2030 guna memperkuat konsolidasi partai hingga tingkat lorong.
- Pelantikan 15 DPC PKS Makassar
- Masa bakti 2026-2030
- Ketua DPD Andi Hadi Ibrahim Baso
- Hotel Karebosi Premier
- Konsolidasi hingga tingkat lorong
Konsolidasi Partai Hingga Tingkat Lorong
Dewan Pengurus Daerah PKS Kota Makassar resmi melantik pengurus Dewan Pengurus Cabang se-Kota Makassar untuk masa bakti 2026-2030.
Pelaksanaan pelantikan berlangsung di Hotel Karebosi Premier.
Kegiatan didasarkan pada Surat Keputusan DPD PKS Kota Makassar Nomor 238.PC/SK.AS21.DPDPKS.Makassar.2026.
Peran DPC Sebagai Ujung Tombak
Ketua DPD PKS Kota Makassar Andi Hadi Ibrahim Baso menegaskan pengurus DPC baru harus menjadi ujung tombak konsolidasi di tingkat akar rumput.
“Kemenangan PKS di Makassar tidak akan ditentukan oleh banyaknya baliho di jalan-jalan protokol tapi oleh resopa kerja keras yang menembus 153 kelurahan menyusuri lorong demi lorong dan kompleks demi kompleks,” kata Andi Hadi, Ketua DPD PKS Kota Makassar, Minggu, 26/07/2026.
Strategi K2P2 Jadi Pedoman
Ia mengarahkan seluruh DPC menjalankan strategi nasional PKS dalam konsep K2P2 yakni kader kaderisasi dan pelayanan publik.
Konsep tersebut menjadi pedoman seluruh struktur partai dari tingkat pusat hingga daerah.
“Tidak ada pelayanan publik yang bagus tanpa kader yang terbina kuat,” ujarnya.
Ia menambahkan setiap DPC harus memastikan kader kokoh militan dan berakhlak.
Rekrutmen dan Pembinaan Kader Baru
Selain memperkuat kader existing DPC diminta memperluas rekrutmen anggota melalui program kaderisasi.
Pengurus kecamatan didorong membangun ruang pembinaan bagi generasi muda.
“Tugas DPC bukan hanya mengurus yang sudah ada tetapi juga melahirkan kader baru,” tegas Andi Hadi.
Ia menegaskan pintu keanggotaan dibuka selebar-lebarnya bagi warga Makassar.
Fokus Pelayanan Publik dan Advokasi
Di bidang pelayanan publik Andi Hadi meminta DPC aktif menjawab persoalan masyarakat.
Pengurus partai harus terlibat dalam pendampingan keluarga penguatan UMKM hingga mengawal persoalan perkotaan.
“DPC harus menjadi jembatan aspirasi rakyat untuk mengawal persoalan banjir persampahan kanal dan berbagai masalah sosial yang dihadapi masyarakat Kota Makassar,” katanya.
Ia menginstruksikan sekretariat dan rumah pengurus DPC difungsikan sebagai pusat aktivitas kaderisasi dan pelayanan.
“Jangan jadikan rumah-rumah kita hanya sebagai tempat tidur tetapi jadikan sebagai pusat kaderisasi pelayanan dan advokasi bagi masyarakat,” ucap Andi Hadi.
Kehadiran Kader dan Legislator
Pelantikan turut dihadiri sejumlah kader dan legislator PKS.
Di antaranya Anggota DPRD Sulawesi Selatan Fraksi PKS Yeni Rahman serta Anggota DPRD Kota Makassar Fraksi PKS Hartono Azwar Rasmin Adi Akbar dan Rezki Nur.















