Berita

Menag Nasaruddin Umar Ajak Imam se-Sulsel Perkuat Islam Damai dan Moderat

Avatar of Sulsel Times
0
×

Menag Nasaruddin Umar Ajak Imam se-Sulsel Perkuat Islam Damai dan Moderat

Sebarkan artikel ini
Menag Nasaruddin Umar Ajak Imam se-Sulsel Perkuat Islam Damai dan Moderat
Menag Nasaruddin Umar Ajak Imam se-Sulsel Perkuat Islam Damai dan Moderat
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Makassar, Senin, 15/06/2026 — Menteri Agama Nasaruddin Umar menyerukan peran imam masjid sebagai penjaga nilai-nilai Islam damai, moderat, dan rahmatan lil alamin di tengah masyarakat.

Seruan ini disampaikan saat menghadiri kegiatan Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Sulawesi Selatan di Masjid Al-Markaz Al-Islami, Makassar.

Scroll Kebawah
Advertisement
Ringkasnya…
  • Menag serukan imam jaga Islam damai dan moderat
  • Imam istiqomah 9 tahun berpeluang raih kemuliaan
  • Menteri Agama Nasaruddin Umar, IPIM Sulsel
  • Senin, 15 Juni 2026, Masjid Al-Markaz, Makassar
  • Perkuat harmoni sosial dan peradaban Islam modern Indonesia
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Imam Bukan Sekadar Pemimpin Salat

Menag Nasaruddin Umar menegaskan bahwa imam masjid adalah moderator atau perantara antara manusia dan Tuhannya.

Masjid menjadi titik temu pertemuan umat dengan Sang Pencipta.

“Imam adalah moderator atau perantara manusia dengan Tuhannya, sementara masjid adalah meeting point pertemuan manusia dengan Tuhannya,” kata Menteri Agama Nasaruddin Umar, Senin, 14/06/2026.

Ia mengutip pandangan ulama bahwa imam yang istiqomah memimpin salat selama sembilan tahun tanpa terputus akan memperoleh kemuliaan di sisi Allah.

Oleh karena itu, para imam diajak menjaga keikhlasan dan dedikasi dalam membimbing umat.

Mereka juga diharapkan menjadi teladan dalam menebarkan Islam yang rahmatan lil alamin.

Konsolidasi Imam hingga Tingkat Desa

Nasaruddin mengapresiasi IPIM yang memperkuat jaringan imam masjid hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Konsolidasi serupa telah dilakukan di berbagai wilayah, seperti Sulawesi, Sumatera, Kalimantan, dan Jawa.

Kegiatan ini mengumpulkan pengurus IPIM dari berbagai tingkatan.

“Hari ini kita mengumpulkan seluruh pengurus IPIM sampai tingkat kelurahan dan desa. Kami juga berterima kasih kepada pengurus wilayah IPIM Sulawesi Selatan yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan baik,” kata Nasaruddin, Senin, 14/06/2026.

Menurutnya, penguatan peran imam menjadi kunci membangun masyarakat yang harmonis dan moderat.

Hal ini juga dinilai strategis untuk memperkokoh posisi Indonesia sebagai pusat peradaban Islam modern.

Indonesia Pusat Peradaban Islam Modern

Nasaruddin menekankan bahwa Indonesia memiliki modal besar untuk menampilkan wajah Islam yang ramah, inklusif, dan penuh kasih sayang.

Dengan demikian, diharapkan mampu mengikis stigma negatif terhadap Islam di beberapa negara.

“Indonesia akan tampil sebagai pusat peradaban dunia Islam modern. Kita ingin menunjukkan bagaimana Islam mengajarkan cinta, kedamaian, dan kemanusiaan,” kata Nasaruddin Umar, Senin, 15/06/2026.

Ia menambahkan, “Kita ingin tampil sebagai pembawa pencerahan. Indonesia hadir untuk memperlihatkan wajah Islam yang damai, moderat, dan membawa rahmat bagi seluruh alam. Islam tidak boleh dipahami sebagai agama yang keras, tetapi agama yang menghadirkan kedamaian dan kasih sayang,” pungkas Menteri Agama, Senin, 14/06/2026.

Kegiatan IPIM dihadiri para imam masjid, tokoh agama, akademisi, dan unsur masyarakat sebagai upaya memperkuat peran masjid dalam menjaga harmoni sosial dan moderasi beragama.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *