Bisnis

Perluas Pasar di Indonesia, Motor Premium Incar Pembeli Royal

Avatar of Sulsel Times
0
×

Perluas Pasar di Indonesia, Motor Premium Incar Pembeli Royal

Sebarkan artikel ini
Perluas Pasar di Indonesia, Motor Premium Incar Pembeli Royal
Perluas Pasar di Indonesia, Motor Premium Incar Pembeli Royal
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Jakarta, Minggu, 14/06/2026 — Nusantara Group memperluas pasar motor premium Royal Enfield di Indonesia dengan dua strategi utama, meskipun menghadapi gejolak ekonomi global dan pelemahan rupiah.

Ringkasnya…
  • Nusantara Group distribusikan Royal Enfield
  • Pertumbuhan segmen motor premium
  • Dua strategi: loyalitas merek dan pengenalan komunitas
  • Gejolak ekonomi dan geopolitik global ganggu rantai pasok
  • Pelemahan Rupiah naikkan biaya impor motor
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Strategi Ekspansi Royal Enfield

Nusantara Group sebagai perusahaan otomotif yang mendistribusikan, menjual, dan memberikan layanan purna jual sepeda motor asal Inggris, Royal Enfield, mencatat pertumbuhan di segmen motor premium.

Chief Operating Officer Nusantara Group, Erwin Manalu, mengatakan pertumbuhan tidak hanya terjadi pada penjualan.

Komunitas pengguna juga tumbuh seiring bertambahnya kantor cabang dan peminat yang masuk ke ekosistem Royal Enfield.

“Pertumbuhan tidak hanya terkait penjualan, tetapi juga komunitas yang tumbuh seiring bertambahnya kantor cabang dan peminat yang masuk ekosistem Royal Enfield,” kata Erwin Manalu dalam dialog dengan Shania Alatas di program Focus on Infra CNBC Indonesia, Minggu, 14/06/2026.

Untuk mendorong penjualan dan menjaga loyalitas pelanggan, Nusantara Group menerapkan dua strategi.

Pertama, membangun pondasi loyalitas terhadap merek Royal Enfield.

Kedua, semakin memperkenalkan Royal Enfield kepada masyarakat penggemar motor modern klasik yang premium.

Tantangan Ekonomi Global

Meski optimistis, Nusantara Group menghadapi sejumlah hambatan.

Gejolak ekonomi dan geopolitik global berdampak pada gangguan rantai pasok.

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat juga menyebabkan kenaikan biaya impor motor.

Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi distributor motor impor seperti Nusantara Group.

Erwin Manalu menyebutkan bahwa pihaknya akan terus menjaga kinerja bisnis motor impor di tengah gejolak ekonomi global.

Strategi yang diterapkan diharapkan mampu mempertahankan pertumbuhan penjualan dan memperkuat posisi Royal Enfield di pasar motor premium Indonesia.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *