banner DPRD Makassar 728x90
PinrangBerita

Pemprov Sulsel Kucurkan Rp20 Miliar untuk Perbaikan Tujuh Ruas Jalan Rusak Berat di Pinrang

Avatar of Sulsel Times
11
×

Pemprov Sulsel Kucurkan Rp20 Miliar untuk Perbaikan Tujuh Ruas Jalan Rusak Berat di Pinrang

Sebarkan artikel ini
Alat berat perata jalan bekerja di salah satu ruas jalan kabupaten Pinrang sementara beberapa kendaraan melintas di sisi kiri dan kanan jalan
Alat berat melakukan pemadatan di salah satu dari tujuh ruas jalan prioritas yang tengah diperbaiki di Kabupaten Pinrang melalui bantuan keuangan Pemprov Sulsel – Dok. ist.
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com Pinrang, Rabu, 26/11/2025 — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengalokasikan bantuan keuangan daerah senilai Rp20 miliar untuk memperbaiki tujuh ruas jalan rusak berat di Kabupaten Pinrang demi mempercepat konektivitas dan menekan biaya logistik warga.

Ringkasnya…
  • Pemprov Sulsel intervensi tujuh ruas jalan prioritas di Kabupaten Pinrang yang rusak berat
  • Program dibiayai lewat skema bantuan keuangan daerah senilai Rp20 miliar ke Pemkab Pinrang
  • Perbaikan jalan menyasar akses strategis seperti Tuppu–Pao, Pinrang–Langnga, hingga kawasan perkotaan
  • Dukungan provinsi dinilai membantu di tengah keterbatasan fiskal kabupaten untuk membenahi infrastruktur
  • Perbaikan konektivitas diharapkan memangkas waktu tempuh logistik dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

banner DPRD Makassar 728x90

Percepatan Pembangunan Jalan Prioritas di Pinrang

Pemprov Sulsel menegaskan kembali komitmen pemerataan pembangunan infrastruktur di kabupaten.

Melalui skema bantuan keuangan daerah pada masa kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, sejumlah ruas jalan prioritas di Pinrang kini mulai dibenahi.

Fokus utama program adalah penanganan jalan yang selama ini berstatus rusak berat dan menjadi keluhan masyarakat.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Pinrang, Muh. Sastera, S.T., M.T., menyampaikan bahwa dukungan fiskal dari provinsi sangat menentukan.

“Dengan adanya bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Sulsel, sangat membantu dalam penanganan ruas jalan dengan kondisi rusak berat,” ungkap Sastera di Pinrang, Rabu, 26/11/2025.

Ia menjelaskan, kemampuan APBD kabupaten terbatas untuk menuntaskan seluruh kebutuhan perbaikan infrastruktur sekaligus.

Tambahan anggaran dari provinsi memungkinkan pekerjaan dilakukan lebih cepat dan mencakup ruas yang lebih luas.

Saat ini, sedikitnya tujuh ruas jalan strategis sedang dalam proses pengerjaan.

Ruas tersebut meliputi Tuppu–Pao, Salopi–Pajalele, Pinrang–Langnga, Patobong–Makoring, Corawali–Boki, sejumlah titik di kawasan perkotaan, serta ruas Tamappa–Garessi.

Jalan jalan ini selama bertahun tahun menjadi jalur utama pergerakan warga, kendaraan angkutan hasil pertanian, hingga akses layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan.

Kondisi yang sebelumnya berlubang dan bergelombang kerap memicu kecelakaan serta meningkatkan biaya perawatan kendaraan.

Dengan masuknya program perbaikan, Pemkab Pinrang menargetkan kualitas permukaan jalan meningkat signifikan dan memenuhi standar pelayanan minimal.

Dampak Bantuan Keuangan bagi Ekonomi Warga

Intervensi infrastruktur jalan di Pinrang tidak hanya bertujuan mempercantik tampilan ruas.

Dampak terbesarnya diharapkan dirasakan langsung oleh pelaku ekonomi lokal.

Perbaikan konektivitas akan memangkas waktu tempuh distribusi gabah, jagung, kakao, serta komoditas perkebunan lain yang menjadi tulang punggung ekonomi Pinrang.

Selama ini, truk pengangkut hasil panen harus berjalan pelan di ruas berlubang sehingga ongkos angkut meningkat.

Kondisi itu ikut menekan margin keuntungan petani dan pedagang.

Dengan jalan yang lebih mulus, biaya operasional kendaraan diproyeksikan menurun.

Rantai pasok dari sentra produksi ke pasar kabupaten maupun pelabuhan bisa berjalan lebih efisien.

Bagi warga, perbaikan ruas Tuppu–Pao dan Pinrang–Langnga akan mempercepat akses ke pusat kota dan fasilitas layanan publik.

Sementara penataan di kawasan perkotaan diharapkan mengurai titik genangan dan mendukung mobilitas harian pegawai, pelajar, dan pelaku usaha kecil.

Sastera menilai, pembangunan infrastruktur melalui bantuan provinsi juga memberi efek berantai bagi sektor lain.

Aktivitas jasa konstruksi lokal bergerak.

UMKM di sekitar lokasi proyek jalan kebagian manfaat dari meningkatnya peredaran orang dan barang.

Bantuan keuangan sebesar Rp20 miliar dari Pemprov Sulsel sendiri dialokasikan tidak hanya untuk jalan.

Sebagian diperuntukkan bagi pengembangan sarana pendukung UMKM agar pertumbuhan ekonomi di Pinrang lebih merata.

Langkah ini sejalan dengan agenda pemerintah provinsi yang menjadikan aksesibilitas dan daya saing daerah sebagai prioritas.

Dengan pekerjaan yang terus berjalan, masyarakat Pinrang berharap kualitas infrastruktur jalan semakin baik dan memberi rasa aman ketika berkendara.

Pemkab Pinrang berkomitmen mengawal mutu pekerjaan agar dana bantuan benar benar berujung pada jalan yang kokoh dan berumur panjang.

Ke depan, pemerintah daerah menargetkan sisa ruas yang masih rusak dapat ikut ditangani melalui sinergi lanjutan dengan Pemprov Sulsel maupun dukungan APBN.

Harapannya, jaringan jalan kabupaten mampu menjadi tulang punggung pergerakan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Pinrang.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow
banner Pemerintah Kota Makassar 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *