AITeknologi

Mantan Karyawan TikTok Kembangkan Superpose, Aplikasi AI untuk Rekomendasi Pose Foto

Avatar of Sulsel Times
0
×

Mantan Karyawan TikTok Kembangkan Superpose, Aplikasi AI untuk Rekomendasi Pose Foto

Sebarkan artikel ini
Mantan Karyawan TikTok Kembangkan Superpose, Aplikasi AI untuk Rekomendasi Pose Foto
Mantan Karyawan TikTok Kembangkan Superpose, Aplikasi AI untuk Rekomendasi Pose Foto
WhatsApp Logo
Sulsel Times Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sulseltimes.com, Jumat, 18/09/2026 — Dua mantan karyawan TikTok, Melody Chu dan Jing Liu, mengembangkan Superpose, aplikasi kecerdasan buatan (AI) yang memberikan rekomendasi pose agar foto tidak kaku.

Ringkasnya…
  • Superpose dibuat oleh Melody Chu dan Jing Liu, dua mantan karyawan TikTok
  • Aplikasi menghasilkan empat rekomendasi pose berdasarkan foto pengguna
  • Startup pengembang Superpose disebut memperoleh pendanaan 2,2 juta dollar AS
  • Superpose telah diunduh lebih dari 22.000 kali dan penggunanya membuat lebih dari 190.000 pose
  • Layanan gratis Superpose membatasi pengguna pada lima rekomendasi pose per hari
Disclaimer: Ringkasan dibuat secara otomatis.

Superpose dirancang untuk iPhone dan memanfaatkan AI generatif untuk menyarankan pose berdasarkan foto yang diambil pengguna.

Scroll Kebawah
Advertisement

Berdasarkan keterangan yang dirangkum Kompas.com dari AI Chat Daily, pengguna dapat mengambil foto selfie atau memotret orang lain langsung melalui aplikasi.

Aplikasi kemudian menampilkan empat pilihan pose yang disesuaikan dengan foto tersebut.

Pengguna dapat menyimpan rekomendasi itu untuk digunakan saat berfoto.

Cara Kerja dan Fitur Match Pose

Pengguna cukup membuka Superpose, lalu mengambil foto diri sendiri atau orang lain.

Fitur Match Pose membantu pengguna menyesuaikan posisi tubuh dengan pose yang disarankan AI.

Layanan gratis Superpose membatasi pengguna pada lima kali pembuatan rekomendasi pose per hari.

Paket tambahan tersedia bagi pengguna yang membutuhkan lebih banyak rekomendasi.

Paket lima rekomendasi ditawarkan seharga 2,99 dollar AS atau sekitar Rp53.000.

Adapun paket 20 rekomendasi dibanderol 9,99 dollar AS atau sekitar Rp177.000.

Pendanaan dan Pengembangan Superpose

Startup pengembang Superpose disebut telah memperoleh pendanaan 2,2 juta dollar AS atau sekitar Rp39 miliar.

Pendanaan berasal dari Khosla Ventures, OVTR VC, dan Meitu.

Khosla Ventures serta OVTR VC merupakan perusahaan modal ventura asal Amerika Serikat.

Sementara itu, Meitu dikenal melalui aplikasi kamera dan penyuntingan foto.

Sejak diluncurkan, Superpose disebut telah diunduh lebih dari 22.000 kali.

Pengguna aplikasi juga telah membuat lebih dari 190.000 pose.

Chu memiliki pengalaman pengembangan produk di Meta, Nextdoor, Roblox, Slack, dan TikTok.

Liu sebelumnya ikut mendirikan startup pemindai wajah tiga dimensi (3D).

Dia kemudian bekerja di TikTok untuk mengembangkan model gambar dan video.

Menurut Chu, tim sedang meningkatkan kualitas pose buatan AI, personalisasi, serta fitur panduan langsung melalui kamera.

Pengembangan Superpose diarahkan agar aplikasi dapat memberi panduan sebelum foto diambil, bukan hanya rekomendasi setelah foto dibuat.

Hingga kini, Superpose baru tersedia pada iOS untuk iPhone.

Belum ada informasi mengenai ketersediaan aplikasi ini di Android.

WhatsApp Logo
Ikuti Sulsel Times di
Google News
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *