Sulseltimes.com, Makassar, Sabtu, 07/02/2026 – Komisi V DPR RI, BBWS Pompengan Jeneberang, dan Pemkot Makassar sepakat berkolaborasi menata trotoar, kanal, serta kawasan pinggir sungai.
Kolaborasi ini ikuti arahan Presiden Prabowo Subianto soal kebersihan lingkungan kota.
- Komisi V DPR RI dan BBWS Pompengan Jeneberang dukung penataan Makassar
- Wali Kota Munafri Arifuddin sambut baik sinergi lintas kewenangan
- Penataan fokus trotoar kanal dan pinggir sungai
- Ikuti arahan Presiden Prabowo soal kebersihan kota
- Rapat koordinasi libatkan Hamka B Kady dan Heriantono Waluyadi
Kolaborasi Penataan Kota Bersih dan Tertib
Komisi V DPR RI bersama Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang siap dukung Pemkot Makassar.
Fokus program penataan trotoar, kanal, dan kawasan pinggir sungai.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyambut baik komitmen kolaborasi ini.
“BBWS dan Komisi V DPR RI telah menyatakan kesiapan berkolaborasi dan mendukung program penataan trotoar kanal serta kawasan pinggiran sungai yang digagas,” kata Munafri Arifuddin.
Munafri sebut banyak kewenangan butuh diskusi lintas sektor.
“Banyak kewenangan yang memang harus kita bicarakan secara lintas sektor dan lintas kewenangan,” ujar Munafri Arifuddin.
Rapat koordinasi gelar sehari sebelumnya di Balai Kota Makassar.
Hadir Anggota Komisi V DPR RI Hamka B Kady, Kepala BBWS Heriantono Waluyadi.
Turut Balai Penataan Bangunan Prasarana Kawasan Sulawesi Selatan Kementerian PUPR.
Sinergi ini kuatkan penataan permukiman dan aliran sungai Makassar.
Dukungan Lintas Sektor Ikuti Arahan Presiden
Hamka B Kady tekankan penataan kanal jadi bagian arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Kita harus mengikuti arahan Pak Presiden Prabowo bagaimana menjaga kebersihan di pinggir kanal,” kata Hamka B Kady.
“Kota ini perlu kita tata dengan baik,” tambahnya.
Sinkronisasi program pusat dan daerah jadi kunci hadapi musim hujan.
Munafri Arifuddin sebut kolaborasi atasi persoalan perkotaan lintas kewenangan.
Fokus isu strategis seperti pengelolaan kanal dan kebersihan sungai.
Kolaborasi wujudkan kota ramah estetika dan berkelanjutan.
Upaya tingkatkan kualitas hidup warga Makassar.
Penataan ruang publik jadi prioritas utama.

















