Sulseltimes.com Pangkep, Senin, 19/01/2026 — Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan melaporkan penanganan pesawat ATR 42-500 Indonesia Air Transport IAT registrasi PK-THT yang hilang kontak saat terbang dari Yogyakarta menuju Makassar pada Sabtu, 17/01/2026.
- Kemenhub melaporkan pesawat ATR 42-500 IAT PK-THT hilang kontak 17/01/2026 rute Yogyakarta Makassar
- POB tercatat 10 orang terdiri dari 7 awak dan 3 penumpang pegawai KKP
- Basarnas membuka Posko Topo Bulu sekitar 4,6 kilometer dari lokasi kecelakaan
- Operasi SAR hari ketiga menemukan korban perempuan di jurang setelah sehari sebelumnya ditemukan korban laki laki
- Cuaca awal dilaporkan sedikit berawan dengan jarak pandang sekitar 8 kilometer dan data terus dikoordinasikan ke BMKG serta investigasi oleh KNKT
Pesawat itu kemudian dipastikan mengalami kecelakaan di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Pangkep, Sulawesi Selatan.
Jumlah orang di dalam pesawat atau persons on board tercatat 10 orang yang terdiri dari tujuh awak pesawat dan tiga penumpang.
Tiga penumpang disebut sebagai pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Basarnas melanjutkan evakuasi bersama unsur TNI Polri dan dukungan warga setempat.
Pada operasi SAR hari ketiga, tim gabungan kembali menemukan satu korban perempuan di jurang pada kedalaman sekitar 50 meter dari puncak.
Sehari sebelumnya, tim juga menemukan satu korban laki laki di lereng jurang.
Perkembangan evakuasi di Bulusaraung
Basarnas menyatakan evakuasi masih berjalan di medan pegunungan yang terjal dengan tebing dan jurang.
Basarnas mendirikan Posko Topo Bulu yang berjarak sekitar 4,6 kilometer dari titik kecelakaan.
Lukman menyebut operasi dilakukan bersama tim SAR gabungan TNI Polri, relawan, dan masyarakat setempat.
“Proses evakuasi masih terus dilaksanakan oleh Basarnas bersama unsur gabungan TNI Polri serta dukungan masyarakat setempat,” kata Lukman, Senin, 19/01/2026.
Lukman menyampaikan informasi awal cuaca saat kejadian menunjukkan jarak pandang sekitar delapan kilometer dengan kondisi sedikit berawan.
Ia menyebut pembaruan cuaca lebih rinci terus dikoordinasikan dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika BMKG.
Tim gabungan melaporkan penemuan satu korban perempuan pada hari ketiga operasi SAR di jurang dengan kedalaman sekitar 50 meter dari puncak.
Tim gabungan juga melaporkan satu korban laki laki ditemukan sehari sebelumnya di area lereng jurang dekat lokasi utama.
Proses evakuasi dilakukan bertahap dengan prioritas keselamatan personel karena kontur tebing yang ekstrem.
Di Sulawesi Selatan, operasi SAR pegunungan seperti ini biasanya menuntut dukungan logistik yang stabil, jalur evakuasi yang aman, dan koordinasi posko yang rapi agar penanganan tidak tersendat.
Identitas awak dan penumpang serta arah penyelidikan
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mencatat tujuh awak pesawat yang bertugas pada penerbangan tersebut.
- Capt. Andy Dahananto tercatat sebagai kapten penerbangan.
- M. Farhan Gunawan tercatat sebagai second in command atau first officer.
- Hariadi tercatat sebagai flight operations officer.
- Restu Adi P tercatat sebagai extra on board.
- Dwi Murdiono tercatat sebagai extra on board.
- Florencia Lolita tercatat sebagai flight attendant.
- Esther Aprilita S tercatat sebagai flight attendant.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara juga mencatat tiga penumpang yang disebut pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan KKP.
- Ferry Irawan tercatat berpangkat penata muda tingkat I dan menjabat analis kapal pengawas.
- Deden Mulyana tercatat berpangkat penata muda tingkat I dan bertugas sebagai pengelola barang milik negara.
- Yoga Naufal tercatat bertugas sebagai operator foto udara.
Unit Disaster Victim Identification DVI Polda Sulawesi Selatan disebut mengambil sampel DNA keluarga korban untuk mempercepat pencocokan identitas.
Komite Nasional Keselamatan Transportasi KNKT disebut mengirim tim untuk mengumpulkan data lapangan, komunikasi penerbangan, dan aspek kelaikudaraan.

















