Sulseltimes.com Makassar, Selasa, 30/12/2025 — Pemerintah Kota Makassar memastikan tidak menggelar perayaan malam tahun baru 2026 secara mewah.
- Pemkot Makassar tak menggelar pesta tahun baru mewah dan meniadakan petasan
- Munafri Arifuddin mengarahkan pergantian tahun diisi zikir dan doa bersama di Makassar
- Aparat menyiagakan 1.244 personel gabungan untuk pengamanan malam tahun baru
- Kembang api dibolehkan dengan batas ukuran maksimal dua inci, di atas itu dilarang
- Kebijakan disebut sebagai empati atas bencana di sejumlah wilayah, termasuk Sumatra dan Aceh
Pemkot Makassar meniadakan pesta kembang api dan hiburan besar yang biasanya identik dengan pergantian tahun.
Sebagai gantinya, Pemkot Makassar menyiapkan zikir dan doa bersama sebagai agenda utama menyambut tahun baru.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan malam pergantian tahun ingin diarahkan sebagai momentum refleksi, bukan euforia sesaat.
“Agenda malam tahun baru kita rencananya kita mau dzikir saja, salat isya berjamaah,” kata Munafri Arifuddin, Selasa, 30/12/2025.
Munafri menyebut lokasi kegiatan masih disiapkan, dengan opsi Lapangan Karebosi.
Munafri menekankan kegiatan dibuat singkat dan tidak sampai melewati tengah malam.
“Habis dzikir jam-jam 9 malam kita bubar, pulang ke rumah masing-masing bersama keluarga,” kata Munafri Arifuddin, Selasa, 30/12/2025.
Pemkot Makassar arahkan pergantian tahun untuk zikir
Pemkot Makassar menegaskan perayaan tanpa petasan, konvoi, knalpot bising, maupun kerumunan terpusat menjadi perhatian serius.
Munafri juga mengimbau warga merayakan malam tahun baru secara sederhana, tertib, dan tidak berlebihan.
Pemkot Makassar menyebut doa dan zikir bersama menjadi simbol solidaritas bagi warga yang terdampak bencana di sejumlah daerah.
“Pergantian tahun kita isi dengan doa bersama, agar Makassar dijauhkan dari bencana dan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah diberi kekuatan dan ketabahan,” kata Munafri Arifuddin, Selasa, 30/12/2025.
Kebijakan larangan petasan di Makassar disebut sejalan dengan imbauan kepolisian untuk mencegah risiko kebakaran, kemacetan, dan kerumunan di titik rawan.
Sejumlah kawasan yang kerap jadi pusat keramaian saat tahun baru antara lain Pantai Losari dan Tanjung Bunga.
Dukungan terhadap pembatasan petasan juga datang dari kalangan akademisi.
Guru Besar Universitas Negeri Makassar Prof Sukardi Weda menilai petasan dan kembang api berpotensi memicu mudarat, mulai dari kebakaran hingga cedera berat akibat ledakan.
Imbauan Wali Kota Makassar soal RT RW sebagai pelayan warga.
Pengamanan gabungan dan aturan kembang api
Polrestabes Makassar mengerahkan 1.244 personel untuk pengamanan malam tahun baru di Makassar.
Jumlah itu terdiri dari 1.108 personel Polrestabes Makassar dan 136 personel Polres Pelabuhan Makassar.
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana mengatakan pengamanan melibatkan unsur lintas instansi.
“Ada dari TNI, Satpol-PP, Damkar, Dinas Kesehatan juga,” kata Kombes Pol Arya Perdana, Selasa, 30/12/2025.
Arya memantau Pos Pengamanan Rappocini di Jalan AP Pettarani yang dikenal sebagai ruas padat kendaraan.
Arya juga memantau Pos Pengamanan perlimaan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dan Pos Pengamanan Panakkukang di Jalan Boulevard.
Arya menyerahkan bingkisan kepada petugas jaga bersama Ketua Bhayangkari Makassar Emma Arya Perdana.
Arya menegaskan larangan petasan tetap berlaku pada malam pergantian tahun.
“Karena masih dalam situasi berduka dengan saudara-saudara kita yang ada di Sumatera,” kata Kombes Pol Arya Perdana, Selasa, 30/12/2025.
Batas kembang api dan razia penjual petasan
Polisi menyebut kembang api masih diperbolehkan dengan pembatasan ukuran.
“Kembang api juga ada batasannya, tidak lebih dari dua inci,” kata Kombes Pol Arya Perdana, Selasa, 30/12/2025.
Arya menjelaskan ukuran di atas dua inci dinilai lebih berbahaya karena mengandung bubuk yang dapat memicu risiko ledakan.
Polrestabes Makassar menginstruksikan jajaran untuk gencar melakukan razia guna mencegah peredaran petasan.
Polisi menyebut Polsek Tamalate sempat menyita petasan dari tangan sejumlah penjual pada hari-hari sebelumnya.
Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Rise Sandiyantanti juga mengeluarkan imbauan larangan penggunaan petasan di wilayahnya.
Rise menyebut imbauan disosialisasikan lewat media sosial dan disertai penindakan bila ada pedagang yang membandel.
Rise menambahkan, hingga saat pemantauan, pihaknya belum menemukan penjual petasan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Makassar.
Pemkot Makassar berharap rangkaian zikir, doa, dan pembatasan aktivitas malam tahun baru membuat pergantian tahun 2026 berjalan aman serta lebih bermakna.

















