Sulseltimes.com Makassar, Senin, 10/11/2025 – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Basdir, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar atas keberhasilan mereka mengungkap dan menangkap pelaku penculikan anak yang menjadi viral di media sosial.
Keberhasilan Polrestabes dalam menyelamatkan korban bernama Bilqis setelah hilang selama enam hari menunjukkan dedikasi dan responsivitas aparat kepolisian dalam melindungi keselamatan warga. Apresiasi Basdir disampaikan di kantor sementara DPRD Kota Makassar di Jalan Hertasning, yang menekankan pentingnya apresiasi terhadap kinerja aparat keamanan yang telah terbukti mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat Kota Makassar.
- Anggota DPRD PKB Basdir apresiasi keberhasilan Polrestabes Makassar mengungkap kasus penculikan anak Bilqis
- Polrestabes berhasil menemukan Bilqis selamat di Kabupaten Merangin Jambi setelah hilang enam hari
- Basdir menekankan kinerja cepat dan responsif aparat kepolisian membuktikan komitmen melindungi masyarakat
- Apresiasi legislator mengakui peran penting polisi dalam menjaga keamanan publik dan ketertiban kota
- Basdir mengimbau orang tua meningkatkan kewaspadaan dan penerapan disiplin pengawasan anak untuk pencegahan
Kinerja Polrestabes Menunjukkan Komitmen Keamanan Publik
Keberhasilan Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar dalam mengungkap dan menangkap pelaku tindak pidana penculikan anak merupakan pencapaian signifikan yang layak mendapatkan pengakuan dari berbagai pihak, termasuk dari institusi legislatif. Basdir menilai bahwa kehadiran dan kinerja aparat kepolisian dalam menyelesaikan kasus ini membuktikan secara konkret bahwa institusi keamanan memiliki kapasitas untuk memberikan perlindungan nyata kepada masyarakat.
Dalam pernyataannya, Basdir menekankan bahwa kinerja aparat Kepolisian patut diapresiasi atas langkah-langkah cepat dan responsif yang mereka ambil dalam mengungkap kasus penculikan anak ini. Tindakan responsif yang ditunjukkan aparat kepolisian tidak hanya berkaitan dengan penangkapan pelaku, melainkan juga dalam upaya penyelamatan korban dengan selamat dan mengembalikannya kepada keluarganya.
“Kinerja aparat Kepolisian patut untuk diapresiasi atas langkah cepat dan responsif mengungkap kasus penculikan anak ini. Ini menunjukkan bahwa kepolisian hadir untuk melindungi masyarakat dan menjaga keamanan khususnya di wilayah Kota Makassar,” ujar Basdir, Anggota DPRD Kota Makassar, Senin, 10/11/2025.
Apresiasi yang disampaikan Basdir tidak bersifat sepintas atau formalitas belaka, melainkan pengakuan autentik atas pentingnya peran kepolisian dalam menjaga keamanan publik. Ketika aparat kepolisian mampu menyelesaikan kasus dengan cepat dan mengamankan korban, hal ini memberikan sinyal positif kepada masyarakat bahwa institusi keamanan bekerja secara efektif untuk melindungi mereka.
Pentingnya Kewaspadaan Orang Tua dalam Perlindungan Anak
Meskipun mengapresiasi kinerja Polrestabes, Basdir juga memiliki pesan penting yang ditujukan kepada seluruh masyarakat, khususnya kepada para orang tua di Kota Makassar. Legislator dari Fraksi PKB ini mengimbau agar setiap orang tua meningkatkan tingkat kewaspadaan mereka dan menerapkan disiplin dalam pengawasan aktivitas anak-anak, baik ketika bermain di lingkungan tempat tinggal maupun ketika berada di ruang-ruang publik.
Pesan ini disampaikan dengan kesadaran bahwa perlindungan anak tidak dapat sepenuhnya bergantung pada aparat kepolisian saja. Peran proaktif orang tua dalam mengawasi dan membimbing anak merupakan lapis pertama yang sangat penting dalam mencegah terjadinya insiden berbahaya. Basdir menggunakan istilah lokal “Jagai Anakta,” yang dalam bahasa Makassar berarti “jaga anakmu,” untuk menekankan pentingnya pengawasan orang tua yang konsisten.
“Kita tidak bisa hanya mengandalkan aparat kepolisian saja. Tetapi peran penting orang tua untuk senantiasa mengontrol aktivitas anak saat bermain di lingkungan tempat tinggal maupun di ruang publik,” beber Basdir, Anggota DPRD Kota Makassar, Senin, 10/11/2025.
Pengawasan orang tua yang baik mencakup berbagai aspek, mulai dari mengetahui teman-teman anak, tempat-tempat yang sering dikunjungi, hingga waktu yang dihabiskan di luar rumah. Dengan menerapkan pengawasan yang konsisten namun tidak berlebihan, orang tua dapat mengurangi risiko anak menjadi korban tindak pidana.
Kerja Sama Masyarakat dan Aparat dalam Membangun Keamanan Berkelanjutan
Basdir mengharapkan bahwa kasus penculikan anak yang menimpa Bilqis dapat menjadi peringatan bersama bagi seluruh elemen masyarakat Kota Makassar untuk lebih peduli terhadap isu keselamatan anak. Peringatan ini tidak dimaksudkan untuk menimbulkan kepanikan, melainkan untuk membangkitkan kesadaran kolektif tentang pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi ancaman terhadap keselamatan anak.
Legislator juga mengharapkan bahwa peristiwa ini dapat memperkuat kepercayaan masyarakat kepada aparat keamanan dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan di Kota Makassar. Kepercayaan publik terhadap institusi keamanan merupakan fondasi penting untuk terjalinnya kerja sama yang efektif antara masyarakat dan aparat dalam pencegahan kejahatan. Ketika masyarakat mempercayai aparat kepolisian, mereka akan lebih terbuka dalam melaporkan informasi atau mencurigakan yang dapat membantu penyelidikan kasus-kasus kriminal.
Basdir menegaskan bahwa kasus penculikan anak ini menunjukkan pentingnya sinergi antara berbagai pihak. Kepolisian memberikan respons cepat dan profesional, masyarakat memberikan dukungan informasi, dan orang tua meningkatkan kewaspadaan mereka. Dengan kerja sama yang solid, Kota Makassar dapat membangun ekosistem keamanan yang lebih baik untuk melindungi anak-anak dari berbagai potensi ancaman.
Kronologi Penemuan Bilqis dan Pembelajaran untuk Masa Depan
Bilqis awalnya dilaporkan hilang di Taman Pakui Sayang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, pada hari Minggu pagi tanggal 2 November 2025. Setelah dilaporkan hilang, kepolisian langsung melakukan penyelidikan intensif dan melacak jejak hilangnya anak tersebut. Upaya penyelidikan yang dilakukan oleh Polrestabes Makassar membuahkan hasil ketika mereka menemukan Bilqis pada hari Sabtu malam tanggal 8 November 2025 di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi.
Penemuan Bilqis selamat di Provinsi Jambi merupakan kabar gembira yang mengakhiri enam hari ketegangan bagi keluarga dan masyarakat Makassar. Bilqis diduga menjadi korban penculikan anak oleh seseorang yang kemudian berhasil ditangkap oleh aparat kepolisian. Perjalanan panjang Bilqis dari Makassar ke Jambi menunjukkan tingkat keseriusan kasus ini dan kompleksitas yang dihadapi aparat dalam melacak keberadaan korban.
Kasus ini memberikan pembelajaran berharga bagi masyarakat Kota Makassar tentang pentingnya kewaspadaan terhadap keselamatan anak di tengah meningkatnya berbagai bentuk ancaman terhadap keamanan publik. Pencegahan melalui pengawasan orang tua yang cermat, edukasi kepada anak tentang keselamatan pribadi, dan kerja sama dengan aparat keamanan merupakan pendekatan komprehensif yang perlu diterapkan secara berkelanjutan.

















