Sulseltimes.com, Jakarta, Senin, 02/11/2026 — Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan dua saham emiten yang masuk dalam pemantauan khusus, yaitu PT Triniti Dinamik Tbk. (TRUE) dan PT Sriwahana Adityakarta Tbk. (SWAT). Kedua saham berada di papan pengembangan.
- TRUE masuk pemantauan khusus karena tidak ada perubahan pendapatan pada laporan keuangan terakhir
- SWAT masuk karena ekuitas negatif pada laporan keuangan terakhir
- Perubahan ini efektif sejak Senin, 02/11/2026
- TRUE turun 6,67% ke Rp28, anjlok 86,67% sepanjang tahun
- SWAT terhambat perdagangan sejak 02/11/2026, berada di level Rp16
Alasan Pemantauan
Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui pengumuman No. Peng-PK-00074/BEI.PLP/11-2026 menyatakan bahwa saham TRUE masuk kriteria efek dalam pemantauan khusus karena tidak membukukan pendapatan atau tidak terdapat perubahan pendapatan pada laporan keuangan terakhir dibandingkan laporannya sebelumnya.
Sedangkan saham SWAT memiliki ekuitas negatif pada laporan keuangan terakhir, sehingga juga termasuk dalam pemantauan khusus.
Kondisi Saham
Perubahan status ini mulai efektif pada Senin, 02/11/2026.
Data Stockbit menunjukkan saham TRUE ditutup melemah 6,67% ke level Rp28 per saham pada perdagangan hari ini, dengan penurunan 86,67% sepanjang tahun berjalan.
Adapun saham SWAT telah digembok perdagangannya oleh Bursa sejak Senin, 02/11/2026 dan berada pada level Rp16 per saham. Suspensi ini terjadi akibat keterlambatan penyampaian laporan keuangan berkala terbaru serta denda yang belum diselesaikan kepada otoritas bursa.






