Sulseltimes.com, Jakarta, Sabtu, 31/10/2026 — BPOM menarik laporan masyarakat mengenai temuan teh kemasan karton berbusa yang viral saat demonstrasi di Bundaran HI. Otoritas pengawas ini sedang menelusuri sampel dan melakukan pengujian laboratorium untuk memverifikasi status produk.
- BPOM menindaklajuti temuan teh kemasan berbusa di Bundaran HI
- BPOM melakukan penelusuran sampel laboratorium
- BPOM menerima informasi video viral tentang produk
- BPOM mendorong masyarakat menerapkan Cek KLIK
- BPOM akan menyampaikan hasil penelusuran secara terbuka
Penelusuran Produk
BPOM telah menerima informasi terperinci mengenai keluhan produk minuman kemasan yang diduga tidak wajar. Tim BPOM sedang menerjunkan tim di lapangan untuk mengambil sampel guna pengujian laboratorium lebih lanjut, yang terpendukung oleh video yang memperlihatkan minuman tersebut mengeluarkan busa dalam jumlah yang tidak wajar saat dipijat atau dituangkan.
Nasihat dan Dampak
Masyarakat diimbau untuk menghindari konsumsi produk dengan kemasan rusak atau kondisi tidak wajar, sambil menerapkan prinsip Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) sebelum mengonsumsi pangan olahan. Jika hasil pengujian membuktikan adanya pelanggaran standar keamanan pangan, BPOM akan mengambil langkah pengawasan dan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku, dan BPOM akan menyampaikan hasil penelusuran secara terbuka kepada publik.







